ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR RIIL RUPIAH TERHADAP EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR RIIL RUPIAH TERHADAP EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA


Pengarang

Omar Hendro - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

95120106

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 1997

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebijaksanaan devaluasi yang terakhir dikeluarkan pemerintah adalah pada tahun 1986. Sedangkan deregulasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia terus dilakukan untuk menghadapi globalisasi ekonomi. Deregulasi terakhir ini antara lain meliputi penurunan tarif bea masuk barang modal dan penyederhanaan tata niaga ekspor. Sampai pertengahan tahun 1997 Indonesia masih memakai sistem nilai tukar mengambang terkendali. Namun pada bulan Agustus 1997 ini Indonesia memakai sistem kurs bebas (floating rate). Kurs rupiah dibiarkan fleksibel, yaitu ditentukan oleh kekuatan pasar antara permintaan dan penawaran dolar dengan rupiah.
Secara perlahan rupiah mengalami depresiasi sesuai dengan perbedaan laju inflasi di dalam negeri dengan laju inflasi di luar negeri dan untuk perbaikan terhadap harga barang dan jasa. Melihat perkembangan nilai ekspor dan impor serta pergerakan nilai tukar rupiah Indonesia dari tahun
1975-1995, terlihat adanya suatu hubungan.
Untuk melihat hubungan tersebut, maka peneliti di dalam menganalisis fungsi ekspor, impor dan nilai tukar rupiah menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tukar riil rupiah terhadap penawaran uang rupiah (jumlah uang beredar/M3) mempunyai hubungan yang signifikan, tetapi pendapatan luar negeri kurang berpengaruh terhadap peningkatan ekspor Indonesia. Produk Domestik Bruto (PDB) mempunyai hubungan yang signifikan, sedangkan nilai tukar riil rupiah berhubungan negatif dengan impor.
lmplikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergerakan nilai tukar riil rupiah dapat mempengaruhi ekspor dan impor Indonesia. Bagi negara berkembang yang menuju ke negara industrialisasi pergerakan nilai tukar
sangat mempengaruhi laju perekonomiannya. Sehingga kebijaksanaan yang dikeluarkan pemerintah di sektor moneter dan riil hendaknya harus selalu
selaras.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK