<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151487">
 <titleInfo>
  <title>STUDI EFISIENSI  IRIGASI PADA PETAK SAWAH DALAM  UPAYA PENINGKATAN HASIL PADI DI DAERAH  IRIGASI KRUENG  JREUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmi Putri Yanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan  pengelolaan  air irigasi  akan timbul  jika terjadi  kekurangan  air di petak  sawah.   Kekurangan  air  di  petak  sawah  dapat  dengan  melihat  kembali efisiensi   irigasi  yang  ada  pada  saat  ini.   Di   Indonesia   nilai  efisiensi   irigasi berdasarkan Standar Perencanaan Irigasi  sebesar 65%. Nilai  ini bila dibandingkan dengan  beberapa  negara  di  Asia  ternyata  masih jauh  lebih  besar  karena  nilai efisiensi   irigasi  yang  ada  hanya  sebatas  di  jaringan   sehingga  perlu  ditinjau kembali  nilai  efisiensi  irigasi  sampai  ke  petak  sawah.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui   nilai   efisiensi  irigasi  pada  petak  sawah  (Field  Aplication Efficiency)    yang   sebenarnya    melalui    pengukuran    langsung    di    lapangan. Pengukuran  dilakukan  dari  masa  penyiapan  lahan  hingga  masa  pertumbuhan tanaman padi. Pengukuran  dilakukan  pada salah satu petak tersier  JKr21Kr   di Daerah Irigasi Krueng Jreue. Untuk mengevaluasi nilai efisiensi irigasi pada petak sawah   digunakan   dua   metode   pengukuran.    Metode   inflow-outflow   untuk mengukur pemberian air irigasi  pada petak sawah (Vf) dimana menggunakan pipa paralon  yang  berfungsi  sebagai  pintu  masuk  dan  pintu  keluar  air  pada  petak tersier,  selisih  antara air yang masuk dan air keluar merupakan jumlah air yang digunakan   pada  petak   sawah.   Metode   teknik   drum  padi   untuk   mengukur kebutuhan  air di petak  sawah (V m),  dimana  menggunakan  3  (tiga)  buah drum dengan diameter 50 cm dan tinggi  125  cm, drum ini ditanam di dalam tanah dan seperempat dari tinggi drum terletak diatas permukaan.  Drum ini berfungsi untuk mengukur  parameter  evapotranspirasi,  perkolasi  dan curah hujan  efektif.  Hasil penelitian  ini  menunjukan nilai  efisiensi  irigasi pada petak sawah (Ea) sebesar&#13;
59.57%. Hasil penelitian merekomendasikan  efisiensi irigasi berdasarkan Standar Perencanaan  Irigasi  perlu  diperhitungkan  sampai  ke petak  sawah,  sehingga  di peroleh nilai efisiensi irigasi sebesar 38.72% dan efisiensi irigasi berdasarkan perencanaan menjadi sebesar 40.68%. Nilai efisiensi irigasi ini dapat ditingkatkan dengan cara melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada pematang  sawah agar tidak terjadi rembesan serta adanya kesadaran   sikap dan perilaku petani dalam penggunaan  air  irigasi,  sehingga  penambahan  luas  lahan  sangat  dimungkinkan terjadi.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci :     Evapotranspirasi, perkolasi, debit air, teknik drum, inflow-outflow.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151487</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 11:26:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 11:26:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>