<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151409">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL SERAI DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS (DC) STAPF.) DENGAN METODE STABILISASI MEMBRAN HUMAN RED BLOOD CELL (HRBC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tiara Fiona</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serai dapur (Cymbopogon citratus (DC) Stapf.) secara tradisional digunakan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan menurunkan kolesterol tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa fitokimia dan menentukan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol bagian aerial serai dapur. Metode pengujian yang dilakukan meliputi maserasi menggunakan etanol 80%, karakterisasi ekstrak, skrining fitokimia menggunakan reagen, dan pengujian aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol bagian aerial serai dapur dan natrium diklofenak (kontrol positif) dengan metode stabilisasi membran Human Red Blood Cell (HRBC). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol bagian aerial serai dapur memiliki rendemen 2,80% dengan kadar air sebesar 2,67%, kadar sari larut air 53%, kadar sari larut etanol 82,83%, dan kadar abu 4,17%. Ekstrak etanol bagian aerial serai dapur memiliki kandungan metabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid/triterpenoid. Hasil persentase stabilitas membran HRBC ekstrak etanol bagian aerial serai dapur pada konsentrasi 125 ppm, 250 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm secara berturut-turut adalah 51,300%; 58,486%; 78,593%; dan 86,850%. Adapun persentase stabilitas natrium diklofenak pada konsentrasi 125 ppm, 250 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm secara berturut-turut adalah 46,636%; 47,706%; 51,453%; dan 54,204%. Nilai IC50 ekstrak etanol bagian aerial serai dapur dan natrium diklofenak secara berturut-turut adalah 126,407 dan 353,537 ppm. Ekstrak dengan konsentrasi 125 ppm memiliki aktivitas antiinflamasi dengan analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan natrium diklofenak konsentrasi 125 ppm (P ≤ 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bagian aerial serai dapur berpotensi untuk diteliti dan dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber pengobatan antiinflamasi yang baru.&#13;
&#13;
Kata kunci: serai dapur (Cymbopogon citratus), ekstrak etanol, antiinflamasi, stabilisasi membran HRBC</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-17 12:39:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 09:36:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>