IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU BIDANG KEPEMIMPINAN PADA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL SMP NEGERI I TAKENGON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU BIDANG KEPEMIMPINAN PADA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL SMP NEGERI I TAKENGON


Pengarang

Mariani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200050144

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Manajemen Mutu Terpedu adalah salah satu pendkatan manajemen yang berpengaruh pada upaya peningkatan mutu pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanakah implementasi manajeren mutu terpadu bidang kepemimpinan yang meliputi: strategi, komitmen, kebijakn dan faktor-fiaktor pendulung dan penghambat. Pendelatan penelitian yang digunakan adalah pendelta deslriptif kualitatif . Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi, dengan subjek penelitian kepala sekolah dan guru. Penelitian ini memberi kesimpulan L. Strategi kepala sekolah dengan menyusun perencanaan strategis dengan metode analisis SWOT, melakukan sosialisasi TQM, memilih sekolah Banchmark yaitu SMPN. I Medan, memilih penanggung jawab bidang-bidang dan wakil kepala sekolah sebgai tim pengawas mutu, menyusun kurikulum KTSP berruatan life skill seperti bidang keterampilan Kerawang Gayo, melatih para guru dan pegawai dalam upaya peningkatan SDM serta mengimplementasikan program-program yang telah disusun bersama melalui metode musyarwarah dan diskusi. 2. Komitren kepala sekolah ditunjukkan dengan program-program peningkatan mutu, memberi dukungan moril dan materil, kinerja dan motivasi yang tinggi, disiplin dalam waktu dan tugas, mempergunakan sebahagian besar waktu untuk sekolah serta pendelegasian wewenang pada bawahan. 3. Kebijakan kepala sekolah ditetapkan dengan menetapkan tata-tertib sekolah, merumuskan peraturan penerimaan siswa baru, merumuskan aturan-aturan dalam kegiatan proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler serta menetapkan kebijakan-kebijakan dalam bidang peningkatan mutu. 4. Faktor pendukung adalah kualitas SDM kepala sekolah dan guru sudah cukup baik, teredianya sarana dan prasana uang besarnya minat dan tingkat kepercayaan masyarakat serta dukungan moril dan materii yang tinggi dari wali murid, komite dan pemerintah melalui penetapan SMP Negeri I Takengon sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional Adapun faktor penghambat adalah belum maksimalnya SDM guru di sekolah, kurangnya sosialisasi TQM serta tidak tersedia konsultan mutu eksternal.

Kata kunci : Manajemen Mutu Terpadu dan kepemimpinan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK