<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151351">
 <titleInfo>
  <title>APLIKAS I MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR DAN PUPUK KANDANG PADA TANAH KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK (JATROPHA CURCAS LINN.) SERTA STATUS HARA N,P, K</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Betti Agustina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pemberian cendawan  Mikoriza     Vesikular   Arbuskular   (MVA)   dan     pupuk    landang   terhadap pertumbuhan tanaman  jarak pagar serta status hara  N,  P, dan K pada tanah kaput. Penelitian ini merupakan percobaan pot dengan memakai bahan amelioran berupa pupuk kandang dan MVA sertajark pagar sebagai tanaman indikator.  Rancangan yang digunakan  adalah  Rancangan Acak Lengkap (RAL)  pola  faktorial  dengan dua faktor  perhakuan yaitu  pupuk  kandang  da MVA.  Parameter yang  diamnati adalah  N-total,   P- tersedia,  K-dd,  tinggi  tanaman,  jmlah daun  dan perentase infeksi  akar  oleh  MVA.  Hasil  penelitian  menunjukkan    bahwa Inokulasi  MVA meningkatkan N-total, P-tersedia,  Kalium dapat ditular tanah, tinggi tanaman, 10,  20, 30, 40 dan 50  hari setelah tanam (HST), jumlah  daun umur  I0, 20, 0, 40 dan  0 HST, serta infekesi MVA.  Pemberian pupuk kandang  meningkatkan N-total, P­ tersedia,  Kalium dapat  ditukar tanah, tinggi  tanaman, 10, 20, 30, 40 dan 50 HST, jumlah daun  umur   10, 20, 30, 40 dan 50 HST, serta infeksi  MVA. Interaksi antara inokulsi MVA  dan pupuk  kandang sangat  nyata   meningkatkan tinggi  tanaman,  10, 20,  30,  40 dun 50 HST, jumlah  daun  umur  30 dan 40    HST,  serta nyata  meningkatkan N-total tanah, P-tersedia  tanah, jumlah daun 20 dan S0 HST, akan  tetapi  tidak nyata  terhadap  peningkatan  kalium  dapat ditukr tanah, jumlah  daun umur  10  HST dan infeksi  MVA.  Nilai terbaik  dijumpai pada   interaksi  inokulai MVA S0g pot'dengan dosis pupuk kadang 450g  pot-1  &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci   : Tanah Kapur, Jarak Pagar, Pupuk Kandang dan MA&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151351</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-17 10:55:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-17 10:55:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>