<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151285">
 <titleInfo>
  <title>THE IMPLEMENTATION OF KEY WORD TASKS USING COOPERATIVE STADRNIN SPEAKING CLASS. (AN  ACTION RESEARCH  AT THE SECOND  YEAR STUDENTS  OF SMA NEGERI    1   NISAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurmaida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>magister pendidik bahasa inggris</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci :   Tugas kata kunci, kooperatif,  Students  Achievement Division  (STAD),&#13;
menceritakan kembali cerita,  kelas speaking.&#13;
&#13;
Ketrampilan  berbicara   adalah  salah satu  keahlian dasar berbahasa yang diejarkan pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).  Dengan  menguasai keahlian ini, diharapkan para siswa dapat  mengungkapkan perasaan pikiran, dan idenya  dalam bentuk lisan.  Tetapi  ketrampilan berbicara yang dimaksudkan  dalam penelitian ini adalah kemampuan  siswa dalam menceritakan kembali isi bacaan dari teks yang di berikan.&#13;
Ketrampilan   berbicara,    bagaimanapun  dianggap   sebagai   keahlian    yang&#13;
menakutkan untuk dipelajari  di  SMA  khususnya  bagi siswa-siswa SMA Negeri  1&#13;
Nisam.  Sebagaimana pada tahap pengamatan pendahuluan yang peneliti lakukan di&#13;
SMA terscbut,  di temukan  masalah sebagai berikut: siswa tidak tertarik  dalam kelas&#13;
berbicara.  siswa  tidak bisa menemukan  ide  untuk  bcrbicara  dan kosa kata  siswa&#13;
sangat  terbatas. Juga  ditemukan   bahwa guru belum  menemukan   cara  yang  efektif untuk  menangani   hal  tersebut.   Oleh  sebab  itu,  didukung   oleh  beberapa  teori  dan&#13;
pengalaman  peneliti  memutuskan untuk  menerapkan metode    Key Word Tasks menggunakan pendekatan   kooperatif STAD  dalam   kelas  speaking.   Disini  peneliti mengemukakan  masalah penelitian  sebagai  berikut: 1.  bagaimanakah  penerapan metode key  word  Tasks menggunakan koperatif STAD dalam kelas berbicara? 2. scberapa bagus   metode  key word tasks menggunakan koperatif STAD diterapkan dalam kelas berbicara? 3. bagaimana siswa meresponpenerapan metode tersebut'?&#13;
Penelitian ini  adalah penelitian  tindakan kelas  bersifat kolaboratif dimans&#13;
peneliti  dan rekannya bckerja sama membuat rencana  pembelajaran,  menerapkan&#13;
tindakan, mengamati,  dan membuat  refleksi.  Subjek dalam penelitian ini  adalah&#13;
siswa kelas IL/IPAI  SMA Negeri 1 Nisam.  Tetapi dalam melakukan evaluasi, peneliti&#13;
memilih 8 subjek. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas  seperti: Perencanaan, pengimplementasian,  pengamatan,&#13;
dan  perefleksian.  Untuk mengumpulkan data,  peneliti  menggunakan  beberapa instrumen  seperti  format observasi,  catatan lapangan,  pedoman wawancara,  angket dan rekaman tentang  penampilan  siswa  dalam  menceritakan  isi bacaan.  Data  yang diperoleh   ditampilkan   dan  dianalisa dengan menggunakan analisa  data  secara kualitatif dan kuantitatif.  Kualitatif data ditampilkan dengan  mendiskripsikan  proses penerapan metode tersebut, dan  kuantitatif  data   dianalisa dengan  menggunakan analytic scoric rubric untuk penilaian berbicara.&#13;
Temuan dari   penelitian   ini   menunjukkan  bah wa  metode key  word tasks menggunakan kooperatif STAD efektif untuk  diterapkan   di  dalam kelas berbicara. Melalui  penerapan  metode  ini,  dapat  dilihat  peningkatan   keterlibatan  siswa  dalam kelas berbicara untuk masing masing siklus. Pada siklus 1, keterlibatan siswa dalam kelas  berbicara adalah  56,25% pada  pertemuan pertama,   dan meningkat menjadi&#13;
72,29%  pada   pertemuan   ke  empat.   Selanjutnya,  fakta juga   menunjukkan   bahwa&#13;
persentasi  keterlibatan  siswa  meningkat   pada  siklus  ke 2.  dari 72.20%  menjadi&#13;
86,76%  pada akhir siklus 2. Ini berarti bahwa aktifitas siswa dalam kelas berbicara dikatagorikan sangat bagus. Dalam hal kemampuan subjek menceritakan isi bacaan,&#13;
nilai rata rata subjek  untuk siklus 1   adalah 54. Hal in berarti  bahwa  kemampuan&#13;
menceritakan isi  bacaan subjek  berada pada katagori  sedang. Selanjutnya pada siklus&#13;
2, kemampuan menceritakan isi bacaan subjek meningkat nilai rata ratanya menjadi&#13;
64. Angka ini menunjukkan bahwa kemampuan subjek  beradapada level  bagus.&#13;
Hasil  penelian   juga   menunjukkan   bahwa siswa  merespon secara positif terhadap penerapan metode  ini. Dari  angket  yang diberikan,   nilai rata rata persepsi siswa adalah 2,82.  Hal ini berarti  bahwa siswa merespon  secara positif penerapan metode key word tasks menggunakan koperatif STAD.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151285</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 15:06:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 15:06:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>