<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151271">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI GLIFOSAT DAN PARAQUAT PADA SISTEM OLAH TANAH KONSERVASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT  KIMIA TANAH, KARAKTERISTIK GULMA SERTA  HASIL TANAMAN KEDELAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adnan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan menglaji pengaruh glifosat  dan  paraquat berbagai dosis  pada sistem OTK terhadap sifat   kimia  tanah, karakteristik  gulma   serta  hasil  tanaman   kedelai.   Penelitian   dilaksanakan  di   Kecamatan  Lembah Seulawah,&#13;
Kabupeten  Aceh  Besar,  Provinsi  Aceh  dengan  jenis  tanah Andisol, pada bulan  September    sampei   dengan    Nopember  2011 . Peneliti  ini  mnenggunakan  rancagan acak  kelompok (RAK)  faktorial yang  terdiri di 2 (dua) faktor  yaitu olah  tanah  konservasi   dan  herbisida  dengan 3 (tiga) kali  pengulangan. Peubah yang diamati yaitu saat kimia   tanah, karaktristik gulma keracunan tanaman dan komponen  hasil dan hasil  tanaman kedelai. Hasil penelitian   menunjukkan bahwa olah tanah minimun (0M)  memberikan peningkatan ph dan N-total yang lebih baik  dibandingkan  sistem  tanpa olah tanah (TOT). Efek  interaksi  hanya terjadi pada unsur K-dd tanah. Sistem OTM dan hertbiside glifoat  dosis 1,50 dan 2,25 kg ha-1 dan paraquat  dosis 2,25  kg ha-1  memberikan  pengaruh terhadap karakteristik  gulma  yang  lebih hasil. OTM  dan herbisida glifosat  dosis  1,50  dan 2,25  kg  ha-1  dan paraquat dosis 25 kg  ha-1memberikan nilai  perentase pengendalian gulma yang lebih tinggi,  perentase penutupan gulma dan bobot kering gula yang liebih rendah  serta hasil  tanaman yang   lebih  tinggi   dibandingkan  dengan TOT dan herbisidea glifosat dosis 0,75, paraquat dosis  0,7S da I,50kg ha-1&#13;
&#13;
Kata  kunci   ;   Glifosat, paraquat, olah tarah konservasi,  karakteristik gulma hasil&#13;
                           tanaman&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151271</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 14:21:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 14:21:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>