UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BIJI PINANG (ARECA CATECHU L.) TERHADAP CANDIDA ALBICANS ISOLAT KLINIS KANDIDIASIS VULVOVAGINALIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BIJI PINANG (ARECA CATECHU L.) TERHADAP CANDIDA ALBICANS ISOLAT KLINIS KANDIDIASIS VULVOVAGINALIS


Pengarang

Elvi Nurul Hidayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kandidiasis vulvovaginalis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh berbagai jenis Candida, terutama dari jenis Candida albicans. Spesies Candida albicans juga dapat mengenai mulut, vagina, kulit, kuku, bronki atau paru. Keluhan yang paling menonjol pada penderita kandidiasis vagina adalah gatal pada vagina yang disertai dengan keluarnya duh tubuh vagina (fluor albus). Kadang-kadang juga dijumpai adanya iritasi, rasa terbakar dan dispareunia. Penyakit ini dapat menyerang semua umur, baik laki-laki maupun perempuan. Biji tanaman pinang (Areca catechu L.) mengandung alkaloid, seperti arekolin, arekolidin, arekain, guvakolin, guvasin dan isoguvasin, tanin terkondensasi dan senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antijamur yang dapat menghambat pertumbuhan jamur secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 kali pengulangan dengan metode difusi yang terdiri dari kelompok kontrol negatif (akuades steril), kontrol positif (nistatin 100 IU), serta kelompok perlakuan dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Uji aktivitas antijamur ekstrak biji pinang terhadap kandidiasis vulvovaginalis pada kontrol positif (nistatin 100 IU) dan konsentrasi tersebut tidak menunjukkan adanya zona hambat disekitar kertas cakram yang kemungkinan disebabkan oleh jamur tersebut sudah resisten. Kesimpulan ekstrak biji pinang tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans isolat klinis kandidiasis vulvovaginalis pada berbagai konsentrasi.

Kata kunci: antijamur, biji pinang, kandidiasis vulvovaginalis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK