<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151135">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERTUMBUHAN  EKONOMI PROPINSI BENGKULU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karnadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Sains</publisher>
   <dateIssued>1996</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah    satu  di   antara    sasaran    pembangunan    nasional    di    Indonesia    adalah  menciptakan pertumbuhan ekonomi  dan  pemerataan hasil  pembangunan,   termasuk  di dalamnya terutama   pemerataan  pendapatan  antar  daerah  (wilayah).   Dalam  kaitan  ini dapat  dikemukakan  bahwa  salah  satu    pendekatan   yang    lazim    digunakan    untuk mengidentifikasi    pertumbuhan     ekonomi     daerah   adalah    analisis   Shift    Share, selanjutnya untuk    mengetahui  potensi  perkembangan  ekonomi  suatu  daerah  biasanya digunak.an  model economic base .Adapun    tujuan   penelitian   ini  adalah  I  Mengetahui   struktur   pertumbuhan ekonomi  serta  faktor penentu  pertumbuhan   ekonomi  di  masing-masing  Dari  II yang ada di propinsi Bengkulu,  2.  Mencari sektor ekonomi yang  dapat  dikembangkan guna menciptakan  proses  pembangunan dalam  wilayah  Propinsi   Bengkulu,   3.     Mencari potensi    sektor  ekonomi  serta  pola  pertumbuhan  ekonomi   Propinsi   Bengkulu  guna mendapatkan gambaran    tentang    langkah      kebijakan    yang   tepat   dalam  upaya pembangunan ekonomi  dalam wilayah  Propinsi Bengkulu Penelitian  ini  dilakukan di  Propinsi  Bengkulu  terdiri   dani  empat   Dati  II  yang terbagi ke dalam  tiga Kabupaten  dan satu kotamadya.&#13;
Berdasarkan    hasil  pengolahan   dan   perhitungan data    pada  tahun   1983-1993 diperoleh  gambaran   bahwa  perubahan   sektor-sektor    ekonomi   Propinsi  Bengkulu mengacu  pada  pertumbuhan   nasional   maka  besarnya  perobahan  value  added  sektor scbesar   Rp  21.644  juta,  namun  jika  dihihat besarnya   pertumbuhan   aktual sektor­&#13;
sektor ekonomi  Propinsi  Bengkulu  yaitu  sebesar  Rp 314.567  juta,  maka  jelas  bahwa sektor   ekonomi   di  dacrah   pertumbuhannya  lebih  baik  dibanding dengan  nasional, pergeseran  netto  value   added     sektor   ekonomi  ini  Propinsi     Bengkulu   sebesar Rp  102.923  jut, industri  mix bernilai  negatif sebesar   Rp 35.660 juta,  pertumbuhan sektor-sektor  ekonomi  Kotamadya   Bengkulu   mengacu  pada  pertumbuhan  Propinst Bengkulu  sebesar  Rp 75.195 juta,     pertumbuhan    aktual    sebesar     Rp 89,434 juta keadaan ini terbukti  dengan  adanya kelebihan besarnya  nilai  value  added Rp  14.238 juta,  industri  mix  Rp  25.058 juta  Kabupaten  Bengkulu  Selatan juta   mengacu  pada Propinsi  Bengkulu yaitu  sebesar  Rp 81.979 juta&#13;
Pertumbuhan aktual  scktor  ckonomi  Kabupaten Bengkulu  Sclatan  yakni  sebesar  Rp 54.237  juta,  pertumbuhan ekonomi  Kabupaten  Bengkulu  Selatan  relatif tertinggal dibandingkan dengan  Propinsi  Bengkulu,  terbukti  dengan  adanya  hubungan sebesar Rp  27.742 juta,   industri  mix  lebih  kecil  dari   efek  pertumbuhan Propinsi   Bengkulu dengan   negatif     sebesar   Rp   4.485   juta.     Kabupaten  Bengkulu  Utara     mengacu pada   pola  pertumbuhan  Propinsi   Bengkulu   sebesar  Rp  69.628  juta   pertumbuhan aktual  sebesar Rp  74.543   juta.        Sektor   ekonomi     Kabupaten       Bengkulu   Utara mempunyai  pertumbuhan  lebih  baik   terbukti    dengan  adanya kelebihan besar  value added   sektor ekonomi  scbesar   Rp  4.914  juta,   industri   mix  lebih   kecil  dari   efek pertumbuhan  Propinsi   Bengkulu  dengan   negatif  sebesar  Rp  5.060  juta.   Kabupaten Rejang  Lebong mengikuti  pada  pertumbuhan   Propinsi  Bengkulu   Rp  103.941  juta, dihihat besarnya  perumbuhan aktual  sebesar  Rp  139.382  juta,   maka  sektor  ekonomi Kabupaten   Rejang  Lebong   mempunyai    pertumbuhan  yang    lebih   baik   dibanding dengan   Propinsi   Bengkulu  terbukti   dengan   adanya   kelebihan   besarnya   nilai  value&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151135</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 13:30:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 14:32:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>