<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151105">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE PERAMALAN HOLT-WINTERS DAN LSTM ( LONG SHORT-TERM MEMORY) DALAM PERANCANGAN KALENDER TANAM PADI SAWAH (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>KABUPATEN ACEH BESAR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ema Dwi Chairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peramalan merupakan metode untuk memprediksi kejadian di masa depan menggunakan data historis. Pemilihan metode peramalan yang tepat sangat penting bagi keberhasilan sektor pertanian, terutama di daerah yang ketergantungannya tinggi terhadap kondisi iklim yaitu sawah tadah hujan di wilayah Aceh Besar. Dengan menggunakan metode Holt-Winters dan LSTM (Long Short-Term Memory) untuk memprediksi variabel curah hujan, suhu udara dan kelembapan udara (relatif) di wilayah Aceh Besar menggunakan data harian dari dua sumber data iklim yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk mengevaluasi perbedaan akurasi prediksi antara kedua metode peramalan tersebut. Perencanaan berbasis data diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sumber pangan di Aceh Besar. Melalui penerapan metode peramalan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan risiko gagal panen akibat perubahan iklim. Untuk mencapai tujuan ini, data dianalisis melalui tahapan, termasuk pelatihan dan pengujian model. Metode Holt-Winters digunakan karena kemampuannya dalam menangkap pola musiman, sedangkan metode LSTM digunakan karena kemampuan dalam memproses data dengan pola kompleks dan jangka panjang. Akurasi model diukur dengan Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Hasil analisis menunjukkan metode LSTM memiliki performa prediksi yang lebih baik dibandingkan Holt-Winters untuk semua variabel penelitian dengan proporsi data pelatihan 90% dengan dataset NASA memberikan tingkat akurasi lebih baik dengan RMSE 0,057 dan MAE 0,033 pada variabel curah hujan, RMSE 0,107 dan MAE 0,083 pada variabel kelembapan udara (relatif), dan RMSE 0,080 dan MAE 0,064 pada variabel suhu udara. Berdasarkan hasil peramalan, disusun kalender tanam padi sawah yang mencakup jadwal tanam dan masa istirahat tanam (bera). Masa tanam dimulai pada bulan September hingga Mei dan masa bera ditemukan berada pada bulan Juni hingga Agustus. Kalender tanam ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola kegiatan pertanian secara lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga produktivitas padi di wilayah Aceh Besar dapat ditingkatkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151105</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 11:20:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 11:32:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>