<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151087">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KLAIM KONSTRUKSI DALAM TAHAP PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DI ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azriyan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada  tahapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi  khususnya di  Aceh Utara sebenarnya  banyak terdapat persoalan-persoalan klaim konstruksi, tetapi karena kurang pemahaman tentang klaim  itu  sendiri, para pihak takut mengajukan  klaim, karena  para pihak berpikir apabila  klaim  itu  diajukan  akan berakhir  di  Pengadilan. Secara  tidak  langsung  para pihak  telah  mengajukan   klaim   seperti  permintaan  penambahan  waktu   pelaksanaan (reschedulling) dari yang sudah  disepakati didalam kontrak, karena arti sesungguhnya dari   klaim   adalah  tak  lebih  dari  suatu   permintaan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui faktor  penyebab klaim,  bentuk-bentuk  klaim dan  faktor penyelesaiannya Kebutuhan data  untuk  penelitian  ini   adalah  data primer. Data  primer dikumpulkan dengan menggunakan  kuisioner yang  dibagikan,  kepada komponen pelaksana proyek yang terdiri dari pemilik (owner) kontraktor dan konsultan pengawas.  Dari hasil  analisa dapat disimpulkan bahwa penyebab  klaim yang  paling  banyak terjadi dalam proyek infrastruktur  di Aceh Utara adalah sebab desain dari perencana yang tidak sempurna, sehingga  menyebabkan keterlambatan  didalam pelaksanaan  pekerjaan.  Bentuk  klaim&#13;
yang  sering terjadi didalam proyek  infrastruktur di  Aceh Utara adalah penambahan waktu pelaksanaan. Penyelesaian  klaim  yang sering dilakukan pada  proyek infrastruktur di  Aceh   Utara  adalah  dengan  cara  negoisasi  diantara para  pihak.  Berdasarkan jenis kontrak penyebab   klaim  yang  terjadi  adalah  keterlambatan  didalam    pelaksanaan pekerjaan,  perubahan jadwal  pelaksanaan, perubahan konstruksi dan  penyebab  lainnya akibat permasalahan sosial disekitar lokasi pekerjaan&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  ;  Klaim, proyek, infrastruktur&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CIVIL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151087</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 09:52:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-13 09:59:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>