ANALISIS PERMINTAAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI SUMATERA UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERMINTAAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI SUMATERA UTARA


Pengarang

Rinaldi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0292010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

331.123

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia, cukup berdampak pada pemutusan hubungan kerja. Perusahaan industri pengolahan besar/sedang akan sangat hati-hati dalam menentukan berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kebutuhan akan tenaga kerja pada sektor industri pengolahan besar/sedang di Sumatera Utara.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa seberapa besar pengaruh upah, nilai
total output dan teknologi yang didekati oleh produktivitas pada industri pengolahan, baik yang berorientasi ekspor dan tidak berorientasi ekspor terhadap pennintaan tenaga kerja. Hasil penelitian ini akan berguna bagi pembuat kebijakan di sektor industri pengolahan dan ketenagakerjaan, juga sebagai kontribusi ilmiah pada ilmu ekonomi 54
Fungsi pennintaan tenaga kerja dalam penelitian ini diturunkan dari fungsi
Minimum Cost Coub-Douglas, lalu dilinearkan dengan transfonnasi logaritma, sehingga menjadi: ln L1,= bi0 + b1; In Wi, + b2 In Qi + b2; In Vi, + ei, . Analisis data untuk memperoleh estimasi model dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Ordinary Least Square. Data bersumber dari hasil Survei Industri Pengolahan Besar/Sedang yang dilakukan oleh BPS Propinsi Sumatera Utara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah, nilai total output dan teknologi (produktivitas) berpengaruh nyata secara statistik. Upah dan teknologi (produktivitas) berpengaruh negatif, sedangkan nilai total output berpengaruh positif terhadap pennintaan tenaga kerja industri pengolahan besar/sedang.
Kebijakan pemerintah mengenai upah harus memperhatikan aspek orientasi industri pengolahan. Kenaikan nilai total output berdampak cukup besar terhadap kenaikan pennintaan tenaga kerja. Teknologi yang tinggi menyebabkan pengurangan permintaan tenaga kerja bila hubungannya substitusi.

Kata-kata Kunci : lndustri Pengolahan, Tenaga Kerja (Pekerja), Upah, Nilai
Total Output, Teknologi (Produktivitas).


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK