<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151035">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI PENGENDALIAN CAPLAK (BOOPHILUS SP.) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadya Rahma Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (Etlingera&#13;
elatior) SEBAGAI PENGENDALIAN CAPLAK (Boophilus sp.)&#13;
SECARA IN VITRO&#13;
ABSTRAK&#13;
Caplak (Boophilus sp.) merupakan parasit obligat yang menyebabkan penurunan produksi susu dan daging, anemia hingga kematian pada ternak sapi serta vektor berbagai penyakit pada hewan. Ekstrak daun kecombrang kaya akan senyawa flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin yang diduga memiliki daya akarisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun kecombrang sebagai akarisida dalam pengendalian caplak (Boophilus sp.) secara in vitro. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental dengan 5 perlakuan dan 3 pengulangan selama&#13;
60 menit pengamatan. Konsentrasi ekstrak daun kecombrang yang digunakan yaitu 2,5%, 5%, dan 10%. Aquadest sebagai kontrol negatif, cypermethrine 1% sebagai kontrol positif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak daun kecombrang berpotensi sebagai akarisida dalam pengendalian caplak (Boophilus sp.), dengan ekstrak daun kecombrang konsentrasi 10% merupakan konsentrasi terbaik yang dapat membunuh caplak (Boophilus sp.) dengan mortalitas 93% di menit ke-60. Analisis data uji Anova menunjukkan terdapat pengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-12 13:49:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-12 13:51:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>