PENGARUH BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Juliawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0209200040013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembukaan lahan baru untuk areal perkebunan kelapa sawit clan praktek usahatani/budidaya tanaman yang tidak mengindahkan kaedah-kaedah konservasi dapat menimbulkan kerusa.kan tanah dan air. Penerapan teknologi konservasi tanah dan air pada perkebunan kelapa sawit berguna untuk memperbaiki tanah yang rusak, menjaga agar tanah tetap produktif dan menyimpan air lebih banyak di dalam tanah untuk tanaman. Kendala utama dalam penerapan teknologi konservasi tanah dan air ini lebih bersifat non-teknis seperti kendala sosial, ekonom.i dan budaya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh beberapa faktor sosial ekonomi seperti variabel umur, pendidikan dan pengalaman petani serta kontak dengan penyuluh; luas lahan garapan, tenaga kerja, biaya konservasi dan bantuan dana pemerintah terbadap penerapan teknologi konservasi
tanah dan air pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Nagan Raya.
Penelitian ini dilakukan terhadap 31 KK petani kelapa sawit sampel (responden) yang tersebar di Kecamatan sampel yaitu Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Kuala dengan menggunakan Metode Survei. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, pengisian kuesioner dan studi pustaka. Pengujian hipotesis menggunakan Model Analisis Regresi Linier Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu/parsial, faktor sosial
ekonomi seperti variabel wnur dan pendidikan petani; luas lahan garapan, tenaga kerja dan biaya konservasi berpengaruh nyata terhadap penerapan teknologi konservasi tanah dan air pada perkebunan kelapa sawit rakyat, sedangkan variabel pengalaman petani, kontak dengan penyuluh dan bantuan dana pemerintah berpengaruh tidak nyata. Selanjutnya, secara serempak/simultan kedelapan variabel sosial ekonomi di atas berpengaruh nyata (74,2%) terhadap penerapan teknologi konservasi tanah dan air pada perkebunan kelapa sawit rakyat.

Kata Kunci: Faktor Sosial Ekonomi, Teknologi Konservasi Tanah dan Air, serta

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK