DAMPAK JALUR JALAN UTARA -SELATAN PADA PEREKONOMIAN PROPINSI BENGKULU | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK JALUR JALAN UTARA -SELATAN PADA PEREKONOMIAN PROPINSI BENGKULU


Pengarang

Julianto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

94120009

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan utama penelitian adalah mengukur secara rational serta mengganalisis dampak jalur jalan Utara - Selatan pada perekonomian Propinsi Bengkulu secara menyeluruh menurut persepsi "penduduk setempat".
Metoda anasisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analitical Hierarchi Proses (AHP). Karena untuk menganalisis dampak suatu jalan raya yang dirasakan langsung oleh penduduk setempat perlu suatu metode yang dapat menangkap input persepsi penduduk setempat, corak, arah dan intensistasnya. Sehingga untuk keperluan perencanaan di tingkat daerah ciri "bottom up" dapat lebih ditonjolkan.
Dengan mengesampingkan pribadi-pribadi yang ada, hasil penelitian untuk dampak positip jalur jalan Utara - Selatan tinggi bagi kepentingan Propinsi Bengkulu dibanding yang lain. Selain itu manfaat ekonomi lebih men dominasi dibanding sosial maupun lingkungan. Dari segi ekonomi, dampak tertinggi diyakini terjadi pada perdagangan intra daerah, perdagangan antar daerah, menghidupkan pusat-pusat pertumbuhan dan peningkatan pendapatan daerah. Untuk dampak sosial tertinggi disepakati pada komunikasi dan interaksi, sedang pada dampak lingkungan disepakati pada kenyamanan.
Selanjutnya untuk dampak negatip atas jalur jalan Utara - Selatan juga lebih terasa ditingkat daerah. Sehingga untuk berbagai kasus perlu perhatian khusus pada tingkat daerah dibanding nasional. Dalam kategori ekonomi, sosial
dan lingkungan, disepakati dampak ekonomi dan sosial menempati urutan tinggi. Pada dampak ekonomi, disepakati bahwa biaya operasi dan pemeliharaan menempati preoritas tertinggi. Untuk faktor sosial oleh penduduk setempat preoritas tinggi disepakati terjadi pada perubahan gaya hidup dan nilai tradisi, iri hati terhadap daerah lain dan pergantian employment setempat. Sedangkan untuk faktor lingkungan, terjadinya polusi disepakati merupakan dampak tertinggi atas jalurjalan Utara - Selatan.
Dilihat dari rencana pembangunan dimasa mendatang yang paling diinginkan menunjukkan adanya variasi diantara Dati II. Gambaran ini menjelaskan adanya perbedaan kondisi daerah dan kepentingan atas jalur jalan Utara Selatan. Namun demikian dapat disimpulkan bahwa mereka (responden) mense pakati untuk terus mendorong aktivitas sektor pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kebijakan sentra produksi menduduki preoritas tinggi.
Dari hasil cross-cheking hasil penelitian dengan data sekunder secara relatif menunjukkan adanya konsistensi hasil penelitian. Hal ini terbukti dari dampak tahap pertama tertinggi terjadi pada aksesibilitas dibanding yang lain. Arus barang yang menempati urutan pertama dibanding arus orang maupun lokasi industri mencerminkan kuatnya dampak pada faktor ekonomi dibanding sosial maupun lingkungan.
Pada dampak terhadap indikator ekonomi terutama terjadi pada investasi, peningkatan pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat. Sedangkan pada dampak sektoral terutama terjadi pada sektor pertanian, pertambangan dan gilian serta perdagangan. Selanjutnya dari dampak sosial, untuk migrasi, pendidikan, distribusi pendapatan dan kesehatan menempati preoritas tinggi.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK