KUALITAS PELA YANAN KORBAN KONFLIK PADA BADAN KESATUAN BANGSA, POLITIK, PERLINDUNGAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN BENCANA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KUALITAS PELA YANAN KORBAN KONFLIK PADA BADAN KESATUAN BANGSA, POLITIK, PERLINDUNGAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN BENCANA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nata kurniawan Lubis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0509200020058

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Manajemen., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara harapan dan kenyataan kualitas pelayanan yang terdiri atas Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty korban konflik pada Badan Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penerima bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Korban Konflik Kota Banda Aceh pada Tahun 2010 yang berjumlah 90 orang. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis Uji T berpasangan. Uji T Berpasangan digunakan sebagai uji beda terhadap data yang diteliti yang berasal dari sejumlah responden yang sama pada suatu kelompok dan berkaitan dengan kualitas pelayanan yang diharapkan dengan kualitas pelayanan yang dirasakan terdiri atas tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty korban konflik pada Badan Kesatuan Bangsa. Berdasarkan uji rata-rata (mean) menunjukkan bahwa secara keseluruhan masyarakat korban konflik di Kota Banda Aceh mempunyai nilai rata-rata harapan tangible yaitu 3,26, rata-rata harapan reliability yaitu 3,10, rata-rata harapan responsiveness yaitu 3,32, rata-rata harapan assurance yaitu 3,44 dan rata-rata harapan emphaty yaitu 3,65. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat korban konflik di Kota Banda Aceh memiliki harapan yang moderat terhadap pelayanan dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kota Banda Aceh. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kualitas pelayanan yang diharapkan dengan kualitas pelayanan yang dirasakan korban kontlik pada variabel tangible, responsiveness, assurance dan emphaty. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kualitas pelayanan yang diharapkan dengan kualitas pelayanan yang dirasakan korban konflik pada variabel reliablity.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK