Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN PEMBANGUNAN DAN PERUBAHAN FUNGSI BANGUNAN GEDUNG PADA BEBERAPA KAWASAN DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Iskandar Syukri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0909200060102
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
711.6
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bangunan gedung merupakan suatu tempat yang berfungsi untuk berbagai kegiatan manusia. Pelaksanaan pembangunan bangunan gedung harus mengikuti peraturan yang berkaitan dengan bangunan gedung, baik berupa Undang- Undang, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum, maupun Rencana Tata Ruang Wilayah Kota, untuk terwujudnya program penataan kota dan keandalan bangunan secara teknis. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap pelaksanaan pembangunan dan perubahan fungsi bangunan dikaitkan dengan RTRW Kota Banda Aceh Tahun 2009-2029 dan syarat Keandalan Teknis bangunan gedung, serta menetapkan suatu strategi manajemen pengendalian bangunan gedung di Kota Banda Aceh. Metode pengumpulan data yaitu dengan mengajukan angket (kuisioner) dan wawancara, serta observasi lapangan sebagai data primer, dan data pada instansi terkait sebagai data sekunder berupa data pembangunan gedung tahun 2010-2011 pada lokasi 4 (empat) kecamatan, data lzin Mendirikan Bangunan (1MB), Peraturan Daerah serta Peta RTRW. Pembahasan dilakukan dengan metode deskriptif data kuantitatif. Metode pengolahan data dilakukan dengan analisis SWOT. Dari analisis SWOT dipilih 3 (tiga) alternatif strategi pengendalian bangunan gedung, yaitu: (1) Meningkatkan sosialisasi RTRW dan bimbingan teknis kepada masyarakat dan swasta tentang peraturan berkaitan pelaksanaan dan pemanfaatan bangunan gedung (AIt.D); (2) Meningkatkan partisipasi, kemampuan, serta keterlibatan masyarakat dan swasta dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan (Alt.2); dan (3) Membentuk Tim Pengendalian dan Penertiban Bangunan Gedung, menyusun
Peraturan Daerah tentang Izin Pemanfaatan Bangunan, pembentukan Tim Ahli
Bangunan untuk sertifikasi bangunan gedung, serta Penegakan Hukum secara Tegas (Alt.3). Selanjutnya dilakukan analisis secara AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk memperoleh prioritas terbesar. Dari basil analisis data sekunder diketahui bahwa terjadi penyimpangan menyangkut IMB dan RTRW, dalam pembangunan bangunan gedung tahun 2010-2011 sebesar 61.68 % dari jumlah bangunan di lokasi penelitian. Dari hasil analisis AHP diperoleh nilai prioritas global terbesar pada strategi altematif ke 3 (Alt.3), yang menjadi prioritas pelaksanaan strategi manajemen pengendalian bangunan gedung di Kota Banda Aceh
Kata Kunci: Bangunan Gedung, Perubahan Fungsi Bangunan, RTRW, Syarat
Keandalan Teknis Bangunan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGEMBANGAN MODEL HARGA SATUAN BANGUNAN GEDUNG NEGARA TIDAK SEDERHANA MENGGUNAKAN VARIABEL HARGA MATERIAL DI PROVINSI ACEH (Khamistan, 2025)
PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)
KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PEMUKIMAN ILEGAL DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH (ANALISIS TEORI SENSE OF PLACE) (SHINTA KUMALA DEVI, 2021)
PENGOPTIMALAN BIAYA PENGECATAN AULA MENGGUNAKAN METODE KARUSH KUHN-TUCKER (KKT) (STUDI KASUS: PT. ALASKA KARYA MANDIRI, DKI JAKARTA) (Manisha Kamila, 2024)
STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK DELFT3D DI KAWASAN PANTAI BANDA ACEH (SHINTA DEWI, 2025)