<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150953">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN PARTISIPASI POLITIK MAHASISWA USK YANG MENGUNAKAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN INSTAGRAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusuf Habibi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Yusuf Habiebie (2025). Perbedaan Partisipasi Politik Mahasiswa USK yang menggunakan Media Sosial TikTok dan Instagram. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd dan Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H&#13;
Pengetahuan politik bisa ditemukan dimana saja, dan saat ini informasi politik banyak sekali beredar di media sosial sebagai bentuk dapat berpartisipasi politik.Tujuan  dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui Perbedaan Partisipasi Politik Mahasiswa USK yang mengunakan Media Sosial Tiktok dan Instagram, pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komperatif. Adapun alasan menggunakan metode komparatif untuk menggambarkan perbedaan yang bertujuan membandingkan dua kelompok atau lebih. Dimana dalam hal ini, membandingkan partisipasi politik  Mahasiswa USK yang menggunkan Media Sosial Tiktok dan Instagram. Dengan mengambil 151 responden mahasiswa USK dari 12 Fakultas yang ada, pengumpulan data dilakukan dengan teknik persebaran kuesioner(Angket). Peneliti ini persebaran Instagram  yang  lebih rendah dengan TikTok menunjukkan bahwa penggunaan TikTok cenderung lebih bervariasi atau tidak setinggi Instagram. Mahasiswa yang menggunakan Instagram cenderung memiliki tingkat partisipasi politik yang lebih tinggi secara nilai rata-rata (mean)  80.84 dibandingkan TikTok nilai partisipasi politik 75.11 . Hal ini dikuatkan oleh interval kepercayaan 95% (dari -9.198 hingga -2.272), yang tidak mencakup nol, sehingga hasil ini dapat dianggap signifikan secara statistik. Jadi Terdapat perbedaan yang signifikan dalam partisipasi politik antara mahasiswa USK yang menggunakan media sosial TikTok dan Instagram.&#13;
Kata kunci: Partisipasi Politik, Mahasiswa, Media Sosial, TikTok, Instagram&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150953</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-12 11:03:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-12 11:10:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>