PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL : ANALISIS TIME SERIES CROSS SECTIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL : ANALISIS TIME SERIES CROSS SECTIONAL


Pengarang

Nurbaiti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0292070023

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Penerbit

Banda Aceh : Magister Sains., 2004

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.76

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan terhadap struktur modal. Berdasarkan teori keagenan yang dikembangkan oleh Jensen dan Meckling (1976) ada konflik kepentingan antara manajer dan pemilik karena manajer dapat berperilaku opportunistic. Penelitian sebelumnya yang menggunakan teori agensi menemukan bahwa struktur kepemilikan saham oleh insider dan institusional investor mempunyai peranan dalam mengurangi biaya keagenan, karena dapat menggantikan peranan hutang dalam mendisiplinkan tindakan insiders dalam struktur modal perusahaan.
Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling terhadap seluruh perusahaan pada industri manufaktur yang listed di Bursa Efek Jakarta minimal satu tahun sebelum tahun sampel (1999 - 2002). Berdasarkan metode tersebut terpilih 155 perusahaan dengan observasi tahunan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi berganda.
Hasil analisis data terhadap asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan tidak terdapat gejala multikolinieritas dan heterokedastisitas. Gejala autokorelasi yang terjadi diobati dengan menggunakan metode Durbin-Watson d. Setelah dilakukan pengobatan autokorelasi, model telah memenuhi asumsi klasik.
Hasil pengujian secara simultan dengan uji F menunjukkan bahwa variabel struktur kepemilikan, yaitu insiders ownership dan shareholders dispersion serta variabel kontrol, yaitu firm size, firm profitability, firm growth,assat structure, tax rate, dan stock volatility secara simultan mempengaruhi struktur modal. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel insiders ownership dan institusional ownership tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap strutur modal. Sedangkan, struktur kepemilikan yang diwakili oleh penyebaran pemegang saham mempunyai pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif terhadap struktur modal. Sementara untuk variabel kontrol, firm profitability, dan tax rate, mempunyai pengaruh yang signifakan dengan struktur modal.
Kesimpulan peneliti ini berbeda dengan peneliti terdahulu (moh'd, et al. : 1998) karena adanya kepemilikan yang menyebar pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta pada periode peneliti ini. Hal ini menyebabkan pemilik meningkatkan peranan hutang dalam struktur modal perusahaan untuk mendisiplinkan tindakan insiders.

Kata kunci : Struktur kepemilikan , teori keagenan, biaya agensi , dan struktur modal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK