REAKTIF EKSTRAKSI BIJI JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) MENGGUNAKAN TEKNIK KAVITASI HIDRODINAMIK UNTUK PRODUKSI BIODIESEL : PENGARUH WAKTU REAKSI DAN KONSENTRASI KATALIS NAOH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

REAKTIF EKSTRAKSI BIJI JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) MENGGUNAKAN TEKNIK KAVITASI HIDRODINAMIK UNTUK PRODUKSI BIODIESEL : PENGARUH WAKTU REAKSI DAN KONSENTRASI KATALIS NAOH


Pengarang

Zikrina Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005105010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Biodiesel merupakan salah satu jenis bahan bakar yang bersifat terbarukan karena bersumber dari
sumber daya hayati, seperti minyak nabati. Beberapa sumber bahan baku biodiesel adalah kelapa sawit,
bunga matahari (Helianthus annuus), dan biji jarak (Jatropha curcas L.). Jarak pagar dapat menjadi salah
satu pilihan terbaik sebagai sumber biodiesel karena tanaman ini terutama memberikan nilai ekonomis,
bijinya menghasilkan kandungan minyak yang tinggi sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Pada
penelitian ini produksi biodiesel dari biji jarak pagar dilakukan dengan proses reaktif-ekstraksi
menggunakan kavitasi hidrodinamik. Proses reaktif-ekstraksi adalah teknologi baru yang dapat
menghemat biaya peralatan dan biaya proses untuk produksi biodiesel. Rancangan penelitian yang
digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor.
Faktor pertama adalah konsentrasi NaOH (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu K1= 0,5 gram, K2 = 0,75
gram dan K3 = 1 gram. Faktor kedua adalah waktu reaksi (W) yang terdiri dari 3 taraf W 1 = 30 menit,
W 2 = 60 menit, dan W 3 = 90 menit. Setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18
satuan percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield biodiesel lebih tinggi dibandingkan dengan berat
minyak biji jarak. Hal ini dikarenakan masih adanya asam lemak bebas yang membentuk reaksi
penyabunan. Nilai yield biodiesel (78,75%), bilangan asam (0,54 mg KOH/g), densitas (0,79 g/ml), dan
viskositas (2,8 mm 2 /s). berdasarkan hasil analisis GC-MS diperoleh bahwa senyawa yang terdapat di
dalam minyak biji jarak yaitu senyawa biodiesel, yakni metil ester asam lemak.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK