<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150759">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  HUBUNGAN  DANA PERIMBANGAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROPINSI SUMATERA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Sunarto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Sains</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian    ini    bertujuan    untuk    mengetahui   hubungan    ketimpangan    dana  perimbangan dan ketimpangan  pendapatan antardaerah  di Propinsi  Sumatera  Barat Latar belakang dalam penehitian adalah   didasari pada pemikiran bahwa dana perimbangan yang dialokasikan ke daerah kabupaten/ kota,  yang terdiri  dari dana bagi hasil pajak  dan bukan pajak,  dana alokasi  umum (subsidi   pemerintah pusat),  dan  dana  alokasi  khusus (dana bantuan   pembangunan),  sesuai  dengan peruntukannya, diharaplan   berdampak  positip terhadap pemingkatan dan pemerataan pendapatan antar daerah&#13;
&#13;
          Data yang  digunakan dalam  penelitian ini, adalah data time  series  dimulai  tahun  1985 sampai dengan tahun 200$. Data sekunder diperoleh  dari hasil penghitungan PDRB per  kapita oleh  BPS Propinsi Sumatera  Barat, dan data tentang dana perimbargan daerah diperoleh  dari  lapoman  pemerintah  kabupaten/kota  dalam  publikasi  Statistik  Keuangan Daerah  yang  diterbitkan  BPS bekerja  sama  dengan Bappeda  Sumatera  Barat    Model analisis yang digunakan adalah model  ketimpangan Indels Williamson dan analisis regrest linier berganda&#13;
&#13;
          Dari hasil analisis  kuantitatif dapat disimpulkan bahwa  secara simultan variabel­ variabel   bebas   ketimpangan  dana perimbangan  daerah  (ketimpangan  dana bagi  hasil, ketimpangan  dana  alokasi  umum,  dan  ketimpangan  dana alokasi  khusus),  berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel tak bebas yaitu ketimpangan PDRB per kapita atau ketimpangan  pendapatan antar daerah&#13;
&#13;
          Agar   kesenjangan    pendapatan  antardaerah  dapat  dimminimalkan   maka   dalam pengalokasian  besaran dana penimbangan harus  lebih  ermat dalam metode penghitungan dengan  mempertimbangkan berbagai  aspek, baik jumlah penduduk,  luas wilayah, jumlah penduduk miskin,  indecks  kemahalan  dengan penekanan pada pemberdayaan  potensi  dan pemingkatan  pendapatan daerah  terbelakang  dan daerah-daerah miskin  dengan tingkat pendapatan yang masih rendah&#13;
&#13;
Kata Kunci  :   Ketimpangan  dana  perimbangan  daerah,  ketimpangan   pendapatan   antar daerah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 10:39:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 10:39:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>