STUDI KERAPATAN DAN PENYEBARAN STASIUN HUJAN PADA WILAYAH SUNGAI KRUENG ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STUDI KERAPATAN DAN PENYEBARAN STASIUN HUJAN PADA WILAYAH SUNGAI KRUENG ACEH


Pengarang

Elva Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200060007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisa hidrologi dinilai sebagai langkah awal yang diperlukan dalam berbagai kepentingan pengembangan sumber days air. Untuk itu diperlukan data hidrologi yang akurat dengan periode yang cukup panjang agar pengembangan sumber daya air yang dilalukan efektif dan efisien. Data hidrologi (dalam penelitian ini hanya terbatas data hujan) diperoleh dari pengopen ian stasiun hujn yang tersebat dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) tau Wilayah Sungai (W.S) yang membentule suatu jaringan pengamatan dengan kerapatan dan peyebaran tertentu. Melalui tudi kasus terhadap Wilayah Sungai Kreng Aceh, jaringan pergamatan dengan kerapatan dan penyebaran yang ada menjadi acuan dalam observasi penelitian ini guna melihat pengaruhnya terhadap data hujan yang dihasilkan, sehingga dapat mewakili karakteristik hidrologi dalam wilayah studi. Evaluasi kerapatan dan penyebaran stasiun hujan dilakukan dengan metode Kagan dan berdasarkan sifat statistik data hujan. Hasil dari studi metode Kagan merekomendasikan I0 stasiun sedangkan berdasarkan persaran statistik data hujan I4 stasiun dengan tingkat kesalahan perataan 10%. Hasil analisa dengan tingkat kesalahan perataan 5% metode Kagan merekomendasikan 0 stasiun dan berdasarkan persanen statistik data hujan 55 stasiun. Dari hasil perhitungan hujan areal tahunan besarnya kesalahan rerata antara hujan areal acuan dan hujan areal estimasi dengan kesalahan perataan 10% dan 5% sebesar 79.20 mm (4,19%) dan 100,52 mm (5,42%) untuk jaringan hujan metode Kagan, sedangkan kesalahan perataan 10% dan 5% berdasarkan sifat statistilk bujan sebesar 100,45 (5,28%) dan 104,84 m (5,67%). Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan kesalahan rata- rata menggunakan nilai rerata tahunan dengan kesalahan perataan 10% dan 5% sebesar 35,27 (1,79%) dan 28,66 mm (1,46%) untuk jaringan hujan metode Kagan, sedangkan kesalahan perataan 10% dan 5% berdasarkan sifat statistik hujan sebesar 57,35 mm (2,97%) dan 32,30 mmn (1,64%). Kerapatan dan penyebaran stasiun hujan yang sudah ada saat ini belum cukup efektif sehingga perlu dilakukan penambahan dan relokasi stasiun hujan untuk memperoleh stasiun hujan yang optimum dengan hasil data hujan yang maksimum.

Kata Kunci : Kerapatan Stasiun Hujan, Penyebaran Stasiun Hujan


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK