<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150747">
 <titleInfo>
  <title>TRANSFORMASI BATOH DARI SEBUAH DESA PERTANIAN MENJADI KAWASAN PERKOTAAN DI KOTA BANDA ACEH 1987-2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rahmatillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Sejarah</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena transformasi atau perubahan kawasan pedesaan menjadi perkotaan merupakan hal yang sering terjadi di Indonesia, dimana kawasan pedesaan yang semula tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan kemudian ikut terseret dalam arus urbanisasi atau perkembangan kota di dekatnya sehingga kemudian ikut berkembang menjadi kawasan perkotaan yang ramai. Fenomena transformasi pedesaan menjadi perkotaan juga terjadi di Provinsi Aceh, tepatnya di Gampong (desa) Batoh, Kec. Lueng Bata Kota Banda Aceh. Penelitian ini kemudian mencoba membahas bagaimana keadaan Batoh sebelum terjadinya perkembangan; tahapan perkembangannya hingga terjadi transformasi, serta dampak yang ditimbulkan setelah terjadinya transformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah  yang bersifat deskriptif-analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tinjauan pustaka, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian mendapati bahwa Gampong Batoh telah ada sejak masa Kesultanan Aceh dan masa kolonial Belanda dibuktikan dengan sejumlah bukti historis berupa makam kuno serta peta lama masa kolonial, dengan kondisinya saat itu masih didominasi oleh persawahan dan hanya sedikit wilayahnya yang merupakan pemukiman . Terjadinya transformasi Batoh kemudian terjadi dalam beberapa tahapan perkembangan, dimulai dengan pembangunan kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) dan Perguruan Tinggi Serambi Mekkah (PTSM) di bagian timur Batoh pada akhir dekade 1980-an hingga awal 1990-an dan kemudian mencapai puncaknya dengan pengembangan  Batoh menjadi pusat kota baru pasca bencana tsunami 2004. Dampak fisik yang ditimbulkan dari terjadinya transformasi adalah pertambahan bangunan dan infrastruktur baru, sedangkan dampak sosial yang ditimbulkan adalah terjadinya pertambahan penduduk, peningkatan perekonomian masyarakat dan berkurangnya interaksi sosial antar masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 08:32:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 09:57:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>