STUDI MODEL DETERMINISTIK HUJAN-LIMPASAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG JREU ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STUDI MODEL DETERMINISTIK HUJAN-LIMPASAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG JREU ACEH BESAR


Pengarang

Syaiful Halim - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200060039

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dewasa ini kerusakan DAS yang terjadi sudah pada titik yang mengkhawatirkan. Hal ini terjadi dikarenakan antara lain kurangnya pengawasan dan pengelolaan yang baik oleh pemerintah. Pengelolaan DAS dapat dimulai dengan mengevaluasi bagaimana respon hidrologis DAS terhadap hujan yang turun dan menjadi air limpasan yang akan mengalir ke hilir. DAS Kreng Jreu merupakan salah satu DAS di Provinsi Aceh yang kritis dan paling cepat terjadinya pengurangan luas hutan. Oleh sebab itu dirasa perlu untuk meneliti bagaimana respon DAS Krueng Jreu akibat pola curah hujan yang trun dan limpasan yang terjadi. Penelitian yang dilakukan dengan pemodelan deterministik. Pemodelan deterministik ini akan menclaah DAS Krueng Jreu ke dalam model sub DAS (distributed model) dengan menganalisa curah hujan yang turun adalah bersifat spasial dan nantinya dibandingkan dengan model lumped. Selain itu, dilakukan jugt perubahan tats guna lahan eksisting menjadi 4 (empat) skenario perubahan sebagai input pemodelan. Dari basil perhitungan diperoleh laj limpasan maksimum pada model lumped sebesar 406,99 m'/dt, pada model sub DAS sebesar 663,77 m'/dt. Besar perbedaan keduanya adalah scbesar 38,68%. Dari perhitungan perubahan tutupan lahan model lumped, dengan kategori skenario baik, laju limpasan maksimum akan turun signifikan pada skenario perkiraan luas hutan 65,94%, dirmana besarnya adalah 328,49 m'/dt atau turun 1928% dari limpasan eksisting. Untuk perubahan tutupan lahan dengan kategori skenario buruk, limpasan maksimum akan naik signifikan pada skenario perkiraan luas hutan 4,24%, dimana besamnya adalah 449,90 m'/dt atau naik 9,54% dari limpasan eksisting. Dari perhitungan perubahan tutupan lahan dengan kategori skenario baik model sub DAS, laju limpasan maksimum akan turun signifikan pada skenario perkiraan luas hutan 65,94%. dimana besarnya adalah 432.54 m'/dt atau turun 34,83% dari limpasan cksisting. Untuk perubahan tutupan lahan dengan kategori skenario buruk, limpasar me,'.simum akan naik signifikan padaskenario perkiraan luas hutan 4,24%, dimana besamnya adalah 71224 m/dt atau naik sebesar 6,80% dari limpasan eksisting. Dari gambar hidrograf yang terbentuk, terlihat bahwa respon DAS Krueng Jreu relatif kurang baik dalam menahan hujan sehingga diperlukan kebijakan pengelolaan yang tepat.

Kata Kunci : Karakteristik DAS, curah hujan spasial, analisa hidrograf, dan perubahan tata guna lahan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK