<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150703">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PUPUK KANDANG, BIOCHAR DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT NILAM PADA INCEPTISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husna Patisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Tanaman nilam adalah salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi paling tinggi. Tanaman nilam yang memiliki potensi yang sangat strategis untuk dikembangkan, karena minyak nilam bertindak sebagai bahan kuat yang memberikan sifat fiksatif permanen untuk mencegah penguapan. Sifat fiksatif ini yang menyebabkan minyak nilam digunakan secara luas di industri wewangian untuk memproduksi berbagai produk. Peningkatan produktivitas usahatani nilam juga tidak lepas dari perhatian akan tingkat kesuburan tanah karena tanah merupakan faktor lingkungan yang berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman nilam. Tingkat kesuburan tanah pada Inceptisol umumnya tergolong sedang hingga rendah. Permasalahan yang dijumpai pada tanah Inceptisol yaitu, tanah ini memiliki kandungan unsur hara yang kurang terutama nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), reaksi tanah (pH) yang agak masam. kapasitas tukar kation (KTK) dan, kandungan bahan organik rendah serta tingkat kesuburuan tanahnya rendah. Untuk meningkatkan produktivitas tanah inceptisol, alternatif yang dapat digunakan adalah dengan cara pemupukan menggunakan pupuk organik pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang, biochar dan FMA terhadap pertumbuhan bibit nilam pada tanah Inceptisol.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuannya terdiri dari P0= kontrol (tanpa pemberian pupuk kandang, biochar dan FMA), P1= pupuk kandang dengan dosis 10 ton ha-1, P2= pupuk kandang + biochar dengan dosis masing-masing 10 ton ha-1, dan P3= pupuk kandang 5 ton ha-1 + biochar 5 ton ha-1 + FMA 20 g pot-1. Setiap perlakuan tersebut dibuat sebanyak 4 ulangan sehingga terdapat 16 (enam belas) unit percobaan.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang, biochar dan FMA berpengaruh tidak nyata terhadap peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada bibit nilam. Rata-rata pertambahan tinggi tanaman akibat perlakuan pupuk kandang, biochar dan FMA yaitu 17 cm, rata-rata pertambahan jumlah daun sebanyak 21 helai, sedangkan rata-rata pertambahan jumlah cabang sebanyak 3 cabang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <classification>631.422</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150703</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-07 08:53:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 10:32:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>