EVALUASI KERUSAKAN LAHAN DAN INFRASTRUKTUR AKIBAT TSUNAMI PADA AREAL PERSAWAHAN DI KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EVALUASI KERUSAKAN LAHAN DAN INFRASTRUKTUR AKIBAT TSUNAMI PADA AREAL PERSAWAHAN DI KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

Teuku Mufizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0109200040036

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan lahan sawah dan infrastruktumya ak:ibat dampak tsunami sekaligus memberikan rekomendasi dan upaya rehabilitasinya di Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya setelah tiga tahun tsunami. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei (diskriptif) yaitu melalui pengamatan ke lapangan dan analisis contoh tanah dan air di laboratoriurn. Teknik pengambilan sampel tanah dilakukan secara perposif, yaitu pada beberapa desa/wiJayah yang lahan pertanianya terkena dampak tsunami. Selanjutnya upaya rehabilitasi yang direkomendasikan dengan membandingkan sebagaimana yang dilakukan dari FAO (2005) yang didasarkan pada indikator kerusakan lahan ak:ibat tsunami yang terdiri dari salinitas, erosi, keadaan sampah dan lumpur pada permukaan lahan, genangan air dan infiltrasi.
Hasil evaluasi dinyatakan dalam tiga kelas kerusakan yaitu ringan, sedang
dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lahan mempunyai sedimen dengan ketebalan 6-30 cm setelah 3 tahun tsunami. Laban pada areal persawahan dengan ketebalan lebih dari 5 cm ada 665 bektar yang tersebar di desa Bate Roo, Gampong Baro, Pasie Pawang, Cot Trap dan Lueng Gayo, Padang Kleng, Sineubok padang, Alue Ambang, Keude Teunom, Panton, Pasie Tulak Bala, Paya Baro. Masalah salinitas tanah dan air saat ini kondisinya telah jauh menurun. Nilai DHL berada antara 0,02 - 4,54 dS m' dan persentase natrium
tertukar (ESP) < 18%. Kondisi ini dianggap tidak lagi membatasi pertumbuhan terutama tanaman padi dan palawija, oleh karena itu strategi rehabilitasi lahan hanya dipertimbangkan kepada dua hal yaitu : l) ketebaJan sdimen + endapan pasir + sampah tsunami dan 2) kondisi drainase lahan.

Kata kunci : Sedimen, karakteristik lahan, salinitas tanah dan air.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK