Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN MULSA JERAMI PADA LAHAN BERLERENG TERHADAP EROSI DAN HASIL KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA) DIKECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
M Syukri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0009200040021
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : prog. studi magister pertanian., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan di lahan kering berlereng Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Iujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam pengaruh sistem ole' tanah dan pemberian mulsa jerami terhadap tingkat erosi dan hasil kunyit. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktoria!. Hasil penelitian memperlihatkan sistem olah tanah dan mulsa jerami menunjukkan pengaruh yang positif secara interaksi terhadap jumlah aliran permukaan, erosi tanah dan hasil. Dari hasil uji lanjut yang dilakukan, secara keseluruhan menunjukkan besarnya aliran permukaan pada ketiga sistim olah tanah yang diterapkan mengalami penurunan dengan semakin meningkatnya taraf mulsa jerami hingga akhir percobaan. Aliran permukaan tertinggi diperoleh pada olah tanah konvensional dan sistem olah tanah dengan taraf mulsa jerami padi 0 ton ha', yaitu 106,26 L plot' sedangkan aliran permukaan terendah terdapat pada olah tanah minimum dengan taraf mulsa jerani 10 ton ha', yaitu 95,37 L plot ' Sedangkan besamya erosi tanah yang terjadi menunjukkan pengaruh yang sangat nyata. Erosi pada olah tanah konvensional temyata lebih tinggi dibandingkan tanpa olah tanah atau olah tanah minimum, sedangkan dengan mulsa jerami padi pada ketiga sistem olah tanah, seiring peningkatan takaran jerami padi mengalami penurunan jumlah tanah yang tererosi. Erosi tanah tertinggi terdpat pada perlakuan tanpa mulsa jerami padi berrurut-turut scbesar 4,2 kg plot' pada tanpa olah tanah, 2,25 kg plot'pada olah tanah minimum dan I 0,72 kg plot" pada olah tanah konvensional. Sedangkan rerendah terdapat pada olah tanah minimum dengan taraf mulsa jerami I0 ton ha'yaitu 1,36 kg plot'. Produktivits Kunyit pada olah tanah minimum temyata lebih tinggi dibandingkan tanpa olah tanah dan olah tanah konvensional, demikian pula dengan pemberian mulsa jerami ,adi pada ketiga sistem olah tanah, terjadi peningkatan hasil pada pemberian 10 ton ha' yaitu 88,95 kg plot'. Sedangkan terendah terdapat pada olah tanah konvensional dengan taraf mulsa jerami 0 ton ha' yaitu 70,80 kg plot'.
Kata kunci : erosi dan aliran permukaan
Tidak Tersedia Deskripsi
DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS ATCC 29212 SECARA IN-VITRO (Ratika Raynasari, 2019)
PENGARUH MULSA JERAMI DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP LAJU ALIRAN PERMUKAAN DAN EROSI PADA TANAH INCEPTISOLS (Taufik Velayati, 2015)
PENGARUH EKSTRAK KUNYIT KUNING (CURCUMA DOMESTICA VAL.) KONSENTRASI 25% TERHADAP MOTILITAS DAN MORTALITAS CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO (SUCI FATHURRAHMI, 2019)
EVALUASI DEGRADASI LAHAN AKIBATKAN EROSI PADA AREAL PERTANIAN DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Rusdi, 2025)
PENGARUH EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA) KONSENTRASI 75 % TERHADAP MOTILITAS DAN MORTALITAS CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO (ZENA FISDIORA, 2018)