<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150669">
 <titleInfo>
  <title>DETEKSI CEMARAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA IKAN DENCIS (DECAPTERUS MACARELLUS) BAKAR YANG DIJUAL DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Irvani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>DETEKSI CEMARAN Staphylococcus aureus PADA IKAN DENCIS (Decapterus macarellus) BAKAR YANG DIJUAL &#13;
DI KECAMATAN SYIAH KUALA &#13;
KOTA BANDA ACEH&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Ikan bakar yang diolah secara tradisional dapat terkontaminasi oleh bakteri. Proses pembakaran ikan dengan tingkat kematangan yang kurang baik dan penyajian yang tidak ditutup dapat menjadi salah satu penyebab kontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada ikan dencis bakar yang dijual di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode Carter (1987). Sampel yang digunakan sebanyak 9 ekor ikan bakar yang dibeli dari 3 rumah makan. Pengambilan sampel dilakukan pengulangan sebanyak 3 tiga kali pada masing-masing rumah makan dengan selang waktu seminggu sekali. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random samping. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 8 dari 9 sampel ikan bakar positif terkontaminasi cemaran bakteri Staphylococcus aureus yang ditandai dengan ditemukan koloni putih kekuningan serta perubahan warna media MSA dari merah menjadi kuning, hasil dari pewarnaan Gram positif dan hasil dari uji katalase juga positif. Dapat disimpulkan 89% ikan bakar yang dijual di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh positif tercemar bakteri Staphylococcus aureus.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ikan bakar, Dencis, Manitol Salt Agar (MSA), Staphylococcus aureus.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150669</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-06 14:19:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-06 14:30:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>