ANALISIS PELARIAN MODAL DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PELARIAN MODAL DI INDONESIA


Pengarang

Armansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0292010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Magister Sains., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besamya pelarian modal di Indonesia untuk masa periode 1997.1 - 2004.4 dan menganalisis dampak perubahan hutang luar negeri, investasi asing langsung, nilai tukar, perbedaan tingkat suku bunga domestik-asing dan faktor resiko terhadap pelarian modal di Indonesia. Studi ini mempergunakan data runtut waktu kuartalan dari tahun 1997.1 - 2004.4.

Metode analisis untuk menghitung besamya pelarian modal menggunakan model residual yang dikembangkan olch Bank Dunia, sedangkan untuk menganalisis dampak perubahan hutang luar negeri, investasi asing langsung, nilai tukar, perbedaan tingkat suku bunga domestik-asing dan faktor resiko terhadap pelarian modal di Indonesia menggunakan analisis regresi dengan metode kuadrat terkecil (ordinary least square).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelarian modal tertinggi di Indonesia terjadi di periode pertama tahun 1997 sebesar 8.967 juta US $, sedangkan investasi asing yang masuk ke Indonesia atau capital inflows terjadi di tahun 2001.4 sebesar
8.715 juta US $. Hasil perhitungan dari pelarian modal ini menunjukkan adanya kestasionaran data. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap pelarian modal di Indonesia adalah investasi asing langsung (FDI), perubahan hutang luar negeri
(DDEBT), tingkat pertumbuhan ekonomi (Y) dan faktor resiko melalui indeks resiko negara (CRI), sedangkan nilai tukar (ER) dan perbedaan tingkat bunga domestik-asing tidak merupakan faktor yang mempengaruhi pelarian modal.

Implikasi kebijakan dari hasil penelitian ini adalah pemerintah harus membuat kebijakan untuk mengurangi hutang luar negeri, meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan mendorong masuknya investasi asing langsung.

Kata Kunci: Pelarian Modal, Perubahan Hutang Luar Negeri, Ivestasi Asing Lansung, Pertumbuhan Konomi dan Faktor Resiko




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK