<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150485">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERLAKUAN ALKALI NAOH TERHADAP SIFAT BIOKOMPOSIT PARTIKEL TEMPURUNG KELAPA DENGAN PEREKAT RESIN EPOKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komposit adalah material yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih bahan berbeda untuk menghasilkan material baru dengan sifat-sifat yang lebih unggul dibandingkan penyusunnya. Biokomposit merupakan material komposit yang menggunakan bahan alami  sebagai salah satu atau kedua komponennya, yaitu matriks dan penguat yang dapat dijadikan sebagai pembuatan papan biokomposit. Pada penelitian ini digunakannya partikel tempurung kelapa berukuran 200 mesh sebagai filler dengan matriks resin epoksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi alkali NaOH partikel tempurung kelapa dalam waktu perendaman terhadap sifat termal, sifat fisis, sifat mekanis dan performa permukaan patahan akibat kekuatan lentur. Perbandingan komposisi partikel tempurung kelapa dan resin epoksi  adalah 80:20 (vol%) dengan variasi konsentrasi NaOH 0%,5%,10%,15% dan 20% pada waktu perendaman 0 jam, 4 jam, dan 8 jam untuk menentukan pengaruhnya terhadap sifat termal, sifat fisis (kerapatan, porositas, pengembangan tebal), sifat mekanis (MOE dan MOR) dan performanya terhadap permukaan patahan akibat dari kekuatan lentur. Proses pembuatan papan biokomposit dilakukan dengan pengepresan menggunakan press hydraulic dengan beban 9 ton selama 30 menit dalam cetakan berukuran 150 mm x 150 mm x 10 mm.  Penelitian ini menggunakan standar pengujian ASTM D571 dan ASTM D790. Kerapatan tertinggi diperoleh pada konsentrasi NaOH 20% dengan waktu perendaman 8 jam yaitu 1,520 g/cm3, sedangkan porositas  dan pengembangan tebal masing – masing adalah 9,454 % dan 10,932 % pada papan biokomposit tanpa perlakuan. Pengujian mekanik juga memperoleh hasil  MOE dan MOR semakin meningkat dengan penambahan konsentrasi NaOH dan waktu perendaman. Nilai sifat mekanik terbaik terdapat pada konsentrasi NaOH 20% dengan masing – masing nilai 453,44 kgf/mm2 dan 1,96 kgf/mm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi alkali NaOH maka nilai kerapatan akan semakin besar begitu juga dengan nilai konduktivitas termal. Sebaliknya nilai porositas dan pengembangan tebal semakin menurun akibat dari penambahan alkali NaOH. Konduktivitas termal minimum terdapat pada papan partikel tanpa perlakuan 0 jam perendaman dengan nilai 0,0877 W/m°C, dan baik sebagai bahan isolasi temal Hasil stabilitas termal menunjukkan waktu perendaman 8 jam NaOH 20% memiliki nilai stabilitas tertinggi. Waktu perendaman juga mempengaruhi struktur dari performa permukaan patahan dari kekuatan lentur, permukaan menjadi lebih baik pada waktu perendaman 8 jam dibandingkan dengan 4 jam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOSITE MATERIALS - MATERIAL SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>620.118</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150485</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-26 15:44:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-28 16:24:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>