<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150413">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGGUNAAN  EKSTRAK BAWANG PUTIH, EKSTRAK LENGKUAS, GARAM DAPUR, DAN ASAM BENZOAT SEBAGAI  PENGAWET TAHU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zikrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tahu  merupakan salah satu  bahan makanan sangat  mnempunyai nilai gizi, mutu protein dan daya cerna yang tinggi. Akan tetapi tahu termasuk bahan pangan yang  mudah  rusak Penyebab utama kerusakan tahu  adalah  sebagai akibat dari aktifitas  mikroorganisme.  Jenis  tahu  yang  paling  mudah  mengalami  kerusakan adalah tahu  putih.  Hal  ini  disebabkan karena  selama  dan stelah pengolahan tidak  ada  proses termal   tarnbahan  seperti   yang dilakukan pada jenis tahu   lainnya misalnya   perebursan tahu  dengan  kunyit  dan garam (tahu kuning)   perebusan kedelai  sebelum digiling (tahu cina) dan sterilisasi (tau sutra)&#13;
          Berbagai opaya telah  dilakukan untuk  memperpanjang mur simnpan tahu.  Salah satu  car yang diteraplan scc.aa luars untul mnerperpenjang  kesegaran  tahu yaitu dengan  mengusahakn tahu  tetap dalam  keadean  basah at berair sela operasi  penjualan,  Dalam penelitian  ini  upaya untuk mempertahank  lesegaran tahu putih adala.h dengan merendamnya  dengan ekstral dari bewang putih, ekstral  lengkuas, dan garam dapur yang  merupakan pengawet alami,  dan menggunakan  asam benzoat yang merupakan pengawet kimia.  Bahan-bahan pengawet tersebut  mengandung    senyawa antimikroba yang diharapkan  dapat  mengawetkan  tahu .  Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan.  kemampuan ekstrak bwang puti.h, ekstrak lengkuas,  dan garamn dapur sebagai pengawet  alami dan asam benzoat  sebagai pengawet  kimia yang tepat bagi  tahu  putih dalam memperpanjang umur simpannya sampai  3  hari (72 jam)  pada suhu  ruang dan mengkaji mutu akhir dari produk tahu tersebut.&#13;
          Rancangan  penelitian  yang digunakan  adalah  Rancangan  Acak  Lengkap (RAL)  faktorial pola 5 x 3, yang terdiri atas dua faktor. Faktor I adalah jenis bahan pengawet  (P)  yang  terdiri atas lima taraf yaitu Po = tanpa pergawet, P1 =  ekstrak bawang  putih,   P2 =  ekstrak  lengkuas, lP3 = garam dapur,  dan P4 =    asam benzoat.  Faktor ll  adalah  lamanya penyimpanan pada  suhu ruang (L) terdiri atas  tiga taraf  yaitu.   L1 =   I hari, L2 = 2 hari, dan  L3 = 3 hari. Setiap perlakuan diulang sebanyak dua kali sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan  terhadap tahu  putih  sebelum  dan  setelah pengawet adalah analisis   pH   mikrobiologi,    berupa uji  Total Cell Coat (TCC), kadar air, bilangan  asam, dan  uji  organolepotik  (penampakan, warna dan aroma).&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa  perlakuan jenis  bahan pengawet (P) berpengaruh  sangat  nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD - PRESERVATION TECHNIQUES - COMMERCIAL</topic>
 </subject>
 <classification>641.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150413</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-24 13:12:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-03 09:54:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>