PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM UPAYA PENANAMAN NILAI ANTI KORUPSI KEPADA SISWA SMA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM UPAYA PENANAMAN NILAI ANTI KORUPSI KEPADA SISWA SMA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Munawir - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rusli Yusuf - 195702101985031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010015

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.114

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Munawir(2025) Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Upaya Penanaman Nilai-Nilai Anti Korupsi Kepada Siswa SMA di Kota Banda Aceh. Skripsi. Departemen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. [Skripsi :Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd dan Ridayani., S.H.,M.H

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memerlukan pendekatan komprehensif untuk pemberantasannya, selain penegakan hukum, tindakan preventif lainnya untuk menanamkan nilai antikorupsi ialah melalui pendidikan formal. Salah satu program pencegahan korupsi melalui lembaga pendidikan formal atau sekolah, yaitu dengan peran guru PPKn dalam upaya penanaman nilai-nilai anti korupsi. Program pendidikan antikorupsi dapat meningkatkan kesadaran siswa di sekolah berfungsi untuk melihat bagaimana program pendidikan antikorupsi di sekolah tesebut berjalan serta nilai-nilai yang ditanamkan dalam membentukan karakter peserta didik menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui peran guru PPKn dalam upaya penanaman nilai-nilai anti korupsi di SMA Kota Banda Aceh, dan bagaimana program pendidikan anti korupsi dapat meningkatkan kesadaran siswa SMA kota banda aceh. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Subjek dalam penelitian ini adalah guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan masing- masing lima orang siswa di tiga sekolah yakni SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 4 Banda Aceh dan MAN Model Banda Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan proses analisis triagulasi data, terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam membimbing siswa untuk memahami dan menerapkan nilai antikorupsi seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan keberanian. Program pendidikan antikorupsi diterapkan melalui kegiatan seperti kantin jujur, debat antikorupsi, dan duta antikorupsi, yang bekerja sama dengan lembaga terkait. program program ini mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya integritas dan perilaku yang bermoral. Kesimpulannya, pendidikan antikorupsi di SMA Kota Banda Aceh telah membantu membentuk karakter siswa yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran mereka akan bahaya korupsi dalam diri siswa meliputi jujur, sederhana, tanggung jawab, berani, adil, terbuka, kerja keras dan peduli. Penelitian ini merekomendasikan agar semua warga sekolah terus mendukung, meningkatkan, dan mempertahankan nilai-nilai antikorupsi demi mewujudkan generasi yang bermoral dan berintegritas.


Kata Kunci: Peran Guru, Penanaman nilai, Anti korupsi

ABSTRACT Munawir (2025) The Role of Pancasila and Civic Education Teachers in Efforts to Cultivate Anti-Corruption Values to High School Students in Banda Aceh City. Thesis. Department of Pancasila and Citizenship Education. [Thesis: Syiah Kuala University]. Under the guidance of Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd and Ridayani, S.H., M.H. Corruption is an extraordinary crime that requires a comprehensive approach to eradicate it, in addition to law enforcement, other preventive measures to instill anti-corruption values are through formal education. One of the programs to prevent corruption through formal education institutions or schools is the role of Civics teachers in efforts to instill anti-corruption values. The anti-corruption education program can increase student awareness in schools to see how the anti-corruption education program at the school runs and the values instilled in shaping the character of students for the better. This study aims to determine the role of Civics teachers in efforts to instill anti-corruption values in Banda Aceh City High School, and how the anti-corruption education program can increase the awareness of Banda Aceh city high school students. The subjects in this study were Pancasila and citizenship education teachers and five students each in three schools namely SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 4 Banda Aceh and MAN Model Banda Aceh. Gatherer Keywords: Role of Teachers, Instilling Values, Anti-Corruption

Citation



    SERVICES DESK