Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SUBTITUSI TEPUNG BERAS KETAN SUBSTITUSI TEPUNG BERAS KETAN (ORIZA SATIVA GLUTINOSA) DENGAN TEPUNG BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) DAN PENGARUH KONSENTRASI SANTAN KELAPA PADA PEMBUATAN DODOL BIJI DURIAN
Pengarang
Rahmad A Jalil - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405105010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
664.720 7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dodol merupakan makanan tradisional yang populer dan di beberape daerah termasuk makanan khas yang biasa dihidangkan saat hari Raya, perkawinan dan perayaan lainnya. Tepung yang umumnya digunakan dalam pembuatan dodol adalah tepung beras ketan, tetapi pada penelitian ini tepung beras ketan disubstitusi dengan menggunakan tepung biji durian, karena tepung biji durian meriliki sifat daya relit yang hampir sama dengan tepng beras ketan. Selama ini biji durian lurang dimamfaatkan scbagai bahan baku produk olahan, padahal Propinsi Aceh sebagai daerah yang beriklim tropis, memiliki potensi buah durian yang cukup tinggi. Selain itu kajian jumlah santan sangat penting dilakukan dalam pembuatan dodol agar dapat dihasilkan dodol yang mempunyai rasa yang lezat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari persentase penambahan tepung biji durian dan konsentrasi satu kelapa pada pembuatan dodol biji durian, serta mempelajari pengaruh perentase penambahan tepung biji durian dan konsentrasi satan kelapa terhadap mutu dodol biji durian yang dihasilkan.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompokl (RAK) pola filtorial yang terdiri atas 2 faktor dengan ulangan sebagai kelompok . Faktor pertama adaah persentase penambaban tepung biji durian (terhadap 200g total tepung) yang terdiri atas taraf, yait: T1 = 25%, T2 = 50%, T3 = 75%. Faktor kedua adalah konsentrasi santan kelapa yang terdiri atas 3 taraf, yaitu : K1 = 200 mnl, K2 = 400 ml, dan K3 = 600 ml. Kombinasi perlakuan adalah 3 3 9, dengan menggunalan } (tiga) kali ulangan, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Analisis yang dilakuln terhadap dodol biji durian yang dihasill meliputi ldar air, kadar protein, total gula, kadar lemak, kadear abu,
tekstur (sifat fisik) dan uji organoleptik, yang meliputi warna, aroma, kekenyalan dan rasa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentse penambahan tepung biji durian yang ditambahkan, maka terjadinya penurunan kadar protein, kadar abu, nilai kekenyalan serta nilai kesukaan terhadap fasa dodol biji durian. ini tinggi konsentrasi santan, maka terjadinya peningkatan kadar air, aka tetapi terjadi penurunan pada total gula serta nilai kesukaan terhadap aroma dodol biji durian Interaksi antara perentase penambahan tepung biji durian (terhadap 209gr total tepung) dan konsentrasi sant.an kelapa berpengarh sangat yata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG KETAN DENGAN TEPUNG BIJI DURIAN PADA DODOL BIJI DURIAN (DURIO ZIBHETINUS MURR) (Rinta Malasari, 2019)
PENGARUH PEREBUSAN BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL (ARRIZAL FACHRI, 2015)
PENGARUH KONSENTRASI SANTAN DAN TEPUNG KETAN TERHADAP MUTU DODOL PALA (Jusmawati, 2024)
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUTTER COOKIES SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) (SALSABILA MEUTIA, 2025)
KAJIAN PEMBUATAN DODOL SUSU DENGAN MELIHAT RASIO TEPUNG BERAS DAN TEPUNG KETAN SERTA PENAMBAHAN NANGKA (ARTOCAPUS HETEROPHYLUS LAMK.) (Said Jazuli, 2024)