<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150307">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENCEGAHAN KESALAHAN PEMBERIAN OBAT OLEH PERAWAT DI RUANG ONKOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEA TIARA FITRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesalahan pemberian obat atau medication error masih menjadi perhatian serius dalam sistem perawatan kesehatan diseluruh dunia, yang menimbulkan risiko terhadap keselamatan pasien. Perawat sebagai titik kontak terakhir dalam pemberian obat, memainkan peran penting dalam mencegah kesalahan ini dengan memahami dan menerapkan tujuh benar pemberian obat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya pencegahan kesalahan pemberian obat oleh perawat di Ruang Onkologi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zaionel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 104 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang tervalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menunjukkan praktik yang baik dalam mencegah kesalahan pengobatan (99,00%), secara khusus mengenai benar pasien (96,20%), benar obat (93,30%), benar dosis (97,10%), benar rute (91,30%), benar dokumentasi (82,70%), dan benar informasi (95,20%). Namun, benar waktu jauh lebih rendah (37,50%). Kesimpulannya, perawat di Unit Onkologi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zaionel Abidin Banda Aceh pada umumnya mematuhi tujuh hak pemberian obat untuk mencegah kesalahan pengobatan. Meskipun demikian, diperlukan intervensi yang berfokus untuk memperbaiki pemahaman perawat pada prinsip benar waktu dan dokumentasi dan memastikan standar keselamatan pasien tetap terjaga dengan mengadakan pelatihan rutin bagi perawat dan tenaga medis lainnya tentang prinsip pemberian obat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICATIONS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRUG DEPENDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>615.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150307</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-21 09:25:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-03 14:40:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>