<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150233">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE RESISTIVITAS UNTUK INVESTIGASI SEDIMEN BAWAH PERMUKAAN DI PANTAI ALUE NAGA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggun Rizki Riyanto Putri Kharisma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gempa berkekuatan 9.3 SR pada 26 Desember 2004 memicu tsunami dahsyat di Provinsi Aceh dan wilayah Samudra Hindia, menyebabkan zonasi genangan, erosi pesisir, dan pembentukan sedimen, terutama sedimen laut yang mengubah karakteristik tanah. Untuk mengidentifikasi lapisan sedimen bawah permukaan, digunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Metode ini mengukur resistivitas batuan dan telah terbukti efektif dalam penelitian sebelumnya untuk mengidentifikasi litologi seperti pasir, pasir berlempung, dan pasir bercampur kerikil. Data resistivitas diproses menggunakan Software Res2Dinv untuk menghasilkan model resistivitas bawah permukaan, peta topografi, dan identifikasi jenis lapisan. Data yang direkam oleh Resistivity Meter diinput ke Software Res2Dinv untuk menghasilkan informasi nilai resistivitas struktur bawah permukaan. Software ini menginversi data resistivitas semu menjadi resistivitas sebenarnya dan membentuk model bawah permukaan. Hasil dari tiga lintasan pengukuran, dikombinasikan dengan data geologi lokal dan penelitian serupa, memberikan hasil yang signifikan. Nilai resistivitas yang diukur di permukaan mencerminkan struktur bawah permukaan dangkal di lokasi penelitian. Struktur bawah permukaan yang teridentifikasi didominasi oleh pasir bercampur kerikil kering pada Lintasan 1, sebaran pasir berlempung merata di Lintasan 2, dan lapisan pasir mendominasi bagian tengah Lintasan 3. Struktur ini mencerminkan berbagai proses alam di sekitar lokasi penelitian dan sesuai dengan kondisi litologi Banda Aceh yang didominasi pasir. Hasil inversi data geolistrik menunjukkan variasi resistivitas yang signifikan di bawah permukaan. Nilai resistivitas lapisan bawah permukaan berkisar antara 3-3100 Ωm pada Lintasan 1, 7-3500 Ωm pada Lintasan 2, dan 2-2000 Ωm pada Lintasan 3. Ketiga lintasan menunjukkan struktur dan karakteristik lapisan sedimen bawah permukaan yang terdiri dari tiga lapisan sedimen: pasir, pasir berlempung, dan pasir bercampur kerikil, dengan dominasi salah satu sedimen pada beberapa lapisan.&#13;
Kata Kunci: tsunami, resistivitas geolistrik, Wenner-Schlumberger, sedimen bawah permukaan, litologi, Banda Aceh, inversi resistivitas&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SEDIMENTS - OCEAN FLOOR</topic>
 </subject>
 <classification>551.468 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-19 21:23:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-04 10:35:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>