Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN ETNOGRAFI TARI TEUMAMPOE DI KECAMATAN TRINGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA
Pengarang
Rauzatul Aiza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Tengku Hartati - 197108122006042001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2006102030010
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1)., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
394.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tari Teumampoe merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya yang kaya akan nilai-nilai tradisional dan kultural dari masyarakat Aceh, sebagai sebuah bentuk tari tradisional, Teumampoe tidak hanya menyajikan keindahan gerakan dan kostum, tetapi juga merupakan cerminan dari sejarah, kepercayaan, dan norma-norma sosial yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Kajian Etnografi Tari Teumampoe Di Kecamatan Tringgadeng Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Objek dalam penelitian berjumlah 4 responden. Teknik pengumpulan data antara lain yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Anlisis Data Menggunakan Redukasi Data, Penyajian Data, Pemeriksaan Kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian diketahui bahwa Tari Teumampoe awalnya dipentaskan dalam konteks panen raya, di mana tarian ini berfungsi sebagai hiburan bagi para wanita yang terlibat dalam proses menampi padi. Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya berupaya menghidupkan kembali Tari Teumampoe dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan melibatkan masyarakat dalam pelatihan dan pertunjukan tari. Penelitian pada kajian Sejarah menjelaskan tentang irama dan gerak, kajian etnografi menjelaskan tentang kajian kajian yang menjelaskan isi dalam etnografi, kajian tradisi terdiri dari gerak dan musik, kajian sosial menjelaskan bagian kegiatan sehari- hari yang dilakukan masyarakat seperti menjalin silahturahmi, kajian estetika menjelaskan bagaimana pakaian yang digunakan oleh penari Tumampoe dan pada kajian teknologi berisikan properti yang digunakan. Peneliti ini juga mencatat bahwa meskipun ada upaya untuk revitalisasi, tantangan seperti kurangnya minat dari generasi muda dan kesulitan dalam mempertahankan keaslian tari tetap menjadi hambatan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk bekerja sama dalam mempromosikan dan mendukung pelestarian Tari Teumampoe agar tidak hilang dari ingatan kolektif masyarakat Pidie Jaya.
Kata Kunci : Kajian Etnografi, Tari Teumampoe
Teumampoe Dance is a form of cultural expression that is rich in traditional and cultural values of the Acehnese people, as a form of traditional dance, Teumampoe not only presents the beauty of movements and costumes, but also reflects the history, beliefs, and social norms that have been passed down from generation to generation. This study aims to see the Ethnographic Study of Teumampoe Dance in Tringgadeng District, Pidie Jaya Regency. This study is a type of research used in this study is qualitative research. The objects in the study amounted to 4 respondents. Data collection techniques include Observation, interviews and documentation. This study uses Data Analysis Using Data Reduction, Data Presentation, Conclusion Checking. Based on the results of the study, it is known that Teumampoe Dance was originally performed in the context of the main harvest, where this dance functions as entertainment for women involved in the process of winnowing rice. The Pidie Jaya Regency Education Office is trying to revive Teumampoe Dance by collecting information from various sources and involving the community in dance training and performances. Research on the study of History explains about rhythm and movement, ethnographic studies explain about studies that explain the contents of ethnography, tradition studies consist of movement and music, social studies explain parts of daily activities carried out by the community such as establishing friendships, aesthetic studies explain how the clothes used by Tumampoe dancers and in the study of technology contains the properties used. This researcher also noted that despite efforts for revitalization, challenges such as lack of interest from the younger generation and difficulties in maintaining the authenticity of the dance remain obstacles. Therefore, it is important for the community and government to work together in promoting and supporting the preservation of the Teumampoe Dance so that it is not lost from the collective memory of the Pidie Jaya community. Keywords: Ethnographic Study, Teumampoe Dance
REKONSTRUKSI TARI TEUMAMPOE DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (KHURATUL NAZILA ADNAN, 2021)
KAJIAN ETNOGRAFI TARI LAWEUT DI KABUPATEN PIDIE (PUTI ALIFFA, 2023)
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI TEUMAMPOE DI SANGGAR MEURAH SEUTIA KABUPATEN PIDIE JAYA (Naiya Zalfa, 2025)
PENDOKUMENTASIAN TARI TEUMAMPOE YANG DIREKONSTRUKSI OLEH KHURATUN NAZILLA ADNAN DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA DENGAN NOTASI LABAN (INTAN RAUZA JANNI, 2025)
KAJIAN ETNOGRAFI TARI MEUGROB DI KABUPATEN PIDIE (Manisa, 2024)