<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150169">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL LASTON AC-WC MODIFIKASI LDPE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>QATRUN NADA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan agregat dengan jumlah yang besar sebagai material dalam konstruksi jalan menyebabkan semakin berkurangnya sumber daya alam. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan kembali material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) sebagai material dalam perkerasan jalan. Di samping itu, penggunaan limbah Low Density Polyethylene (LDPE) sebagai modifikasi aspal merupakan inovasi yang dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya dan untuk meningkatkan kualitas dari aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja campuran laston AC-WC menggunakan agregat RAP dan substitusi limbah LDPE sebagai bahan campuran aspal modifikasi berdasarkan karakteristik Marshall. Tahap awal penelitian ini dengan melakukan ekstraksi material RAP, kemudian melakukan pemeriksaan sifat fisis aspal, aspal modifikasi, agregat dan agregat RAP, selanjutnya dibuat benda uji untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO). Setelah didapatkan nilai KAO, dilanjut dengan pembuatan benda uji menggunakan agregat RAP dengan variasi 15%, 20% dan 25%. Kemudian diambil satu variasi RAP terbaik untuk pembuatan benda uji dengan substitusi LDPE dengan variasi 4,5%, 5,5% dan 6,5%. Gradasi yang digunakan dalam campuran adalah gradasi menerus mengikuti Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 (2020). Hasil penelitian ini, diperoleh nilai KAO yaitu 5,54%. Karakteristik Marshall terbaik diperoleh pada penggunaan agregat RAP variasi 15% dan substitusi LDPE 6,5% dengan nilai density (2,44 t/m^3), VIM (4,29%), VMA (17,03%), VFA (74,85%), stabilitas (2349,10 kg), flow (2,8 mm), Marshall Quotient (860,07 kg/mm), dan nilai durabilitas sebesar 91,25% sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi (2020) yaitu ≥90%. Hasil menunjukkan penggunaan RAP dan LDPE dengan kadar tertentu masih dapat digunakan pada konstruksi jalan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 13:34:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-19 10:50:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>