<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15015">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IDENTIFIKASI FAKTOR PRIORITAS TERPADU ANTARA LEMBAGA PETANI, PEMDA,INDUSTRI DAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN KAKAO DI KAB. PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahyaruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Penelitian ini menganalisis tentang faktor prioritas dan aktor yang berperan dalam pengembangan kakao di Kabupaten Pidie sehingga didapat prioritas dan peran dari masing-masing aktor dalam upaya pengembangan kakao. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan analisis deskriptif dan AHP.&#13;
Hasil dari penelitian ini menunjukan faktor prioritas dalam bidang pengembangan kakao di Kabupaten Pidie adalah faktor sosial ekonomi dan budaya sebagai prioritas utama dengan bobot (0,253) dan aktor yang berperan adalah pemerintah. Prioritas kedua adalah faktor kelembagaan dengan bobot (0,253) dan aktor berperan adalah perguruan tinggi. Prioritas ketiga adalah faktor lingkungan dengan bobot (0,245) dan aktor berperan adalah petani. Prioritas keempat adalah faktor teknologi dengan bobot (0,238) dan aktor berperan adalah pemerintah dan industri. Berdasarkan bagan hierarki di mana pemerintah sebagai aktor, maka faktor sosial ekonomi dan budaya yang menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kakao di Kabupaten Pidie. Berdasarkan bagan hierarki di mana petani sebagai aktor, maka faktor lingkungan yang menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kakao di Kabupaten Pidie. Berdasarkan bagan hierarki di mana industri sebagai aktor, maka faktor teknologi yang menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kakao di Kabupaten Pidie. Berdasarkan bagan hierarki di mana perguruan tinggi sebagai aktor, maka faktor kelembagaan yang menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kakao di Kabupaten Pidie&#13;
Kata Kunci : Kakao, Faktor prioritas, AHP&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CACAO</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURE-ECONOMIC ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>338.13</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15015</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-14 04:46:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-24 10:47:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>