<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150113">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI WAKTU MILLING TERHADAP UKURAN PARTIKEL DAN KRISTALINITAS ZINC OXIDE (ZNO) YANG DIHASILKAN MELALUI PROSES SONIKASI-HIDROTERMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marliyas Linda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zinc Oxide (ZnO) merupakan material semikonduktor yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sensor, elektronik, dan optik. Salah satu metode sintesis yang dapat digunakan untuk menghasilkan ZnO dengan ukuran partikel yang kecil dan kristalinitas yang baik adalah metode ball milling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu milling terhadap ukuran partikel dan kristalinitas ZnO yang dihasilkan melalui metode sonikasi-hidrotermal. Proses milling dilakukan dengan variasi waktu 6 jam, 8 jam, dan 10 jam. Karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) untuk menentukan ukuran kristal, kristalinitas, dan konstanta kisi. Scanning Electron Microscope - Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM - EDS) untuk mengamati morfologi, ukuran dan distribusi partikel dan senyawa yang terkandung dalam sampel, serta UV-vis spectrophotometer untuk mengetahui band gap energy.  Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa ZnO sudah terbentuk tanpa ada impuritas dan hal ini sesuai dengan hasil karakterisasi SEM-EDS. Ukuran kristal ZnO semakin kecil seiring dengan meningkatnya waktu milling, dengan nilai terkecil sebesar 14,92 nm pada milling selama 10 jam. Kristalinitas ZnO meningkat hingga 92,53% setelah milling selama 10 jam. Analisis konstanta kisi menunjukkan bahwa proses milling tidak mempengaruhi nilai parameter kisi a dan c, dengan nilai a berkisar antara 3,242–3,248 Å dan c berkisar antara 5,199–5,206 Å. Nilai ini menunjukkan bahwa struktur kristal ZnO berbentuk hexagonal wurtzite. Hasil mikrograf SEM juga menunjukkan bahwa partikel ZnO berbentuk hexagonal, tetapi mengalami aglomerasi pada durasi milling yang lebih panjang, sehingga distribusi ukuran partikel menjadi tidak merata. Ukuran partikel sebesar 16,86 nm diperoleh pada sampel tanpa milling. Analisis spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa variasi waktu milling tidak menyebabkan perubahan signifikan pada nilai energi celah pita (band gap energy), yaitu berkisar pada 3,03 eV.&#13;
&#13;
Kata kunci: ZnO, milling, ukuran partikel, kristalinitas, sonikasi-hidrotermal, konstanta kisi, struktur kristal.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MILLING TOOLS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRYSTALLIZATION</topic>
 </subject>
 <classification>548.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150113</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-15 10:47:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-18 10:51:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>