<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15010">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AQRA RIZPADILLAH CHEMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>i&#13;
AQRA RIZPADILLA C:&#13;
2015&#13;
STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH&#13;
SYAR’IYAH BANDA ACEH NOMOR&#13;
PERKARA 27/PDT.G/2013/MS-BNA&#13;
TENTANG PERMOHONAN PEMBATALAN&#13;
HIBAH&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 59) pp., bibl,app.&#13;
(Syamsul Bahri, S.HI., M.A.)&#13;
Kompilasi Hukum Islam menentukan setiap harta yang dihibahkan harus&#13;
merupakan hak milik pribadi dari penghibah. Sehingga apabila pada harta tersebut&#13;
masih melekat hak milik orang lain, seperti harta bersama maka sebelum&#13;
pelaksanaannya harus meminta persetujuan dari pasangannya untuk dapat&#13;
menghibahkan harta tersebut. Fenomena di masyarakat seringkali terjadi&#13;
penghibahan yang dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan ahli waris&#13;
penghibah tersebut baik yang dihibahkan kepada keluarga maupun kepada orang&#13;
lain. Oleh karena itu dilakukan penelitian terhadap putusan Mahkamah Syar’iyah&#13;
Banda Aceh nomor 27/Pdt.G/2013/MS-Bna tentang permohonan pembatalan&#13;
hibah.&#13;
Tujuan penulisan studi kasus ini untuk menjelaskan pertimbangan hakim&#13;
pada putusan nomor 27/Pdt.G/2013/MS-Bna yang telah menolak gugatan dari&#13;
para penggugat seluruhnya dan mengabulkan eksepsi tergugat I. Pada studi kasus&#13;
ini juga menjelaskan apakah pertimbangan hakim dalam perkara ini telah sesuai&#13;
dengan Asas Keadilan dan Asas Kepastian Hukum.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dimana&#13;
pengumpulan data dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka berupa, Undangundang,&#13;
Kompilasi Hukum Islam, putusan pengadilan dan buku-buku lainnya.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh&#13;
memutuskan untuk mengabulkan eksepsi tergugat I dan menolak seluruh gugatan&#13;
dari para penggugat. Berdasarkan analisis hukum Islam terhadap putusan nomor&#13;
27/Pdt.G/2013/MS-Bna tentang gugatan harta bersama yang dihibahkan suami&#13;
kepada isteri kedua tanpa persetujuan isteri pertama dan ahli waris, dapat&#13;
dikatagorikan sebagai harta yang belum jelas kapasitasnya dan tidak dibenarkan&#13;
untuk dipindahkan atau dihibahkan kepada isteri kedua karena masih terhalang&#13;
dengan hak orang lain yaitu para ahli waris. Pertimbangan hakim dalam hal&#13;
memutuskan perkara permohonan pembatalan hibah ini tidak melihat kepada asas&#13;
keadilan dan kepastian hukum yang ada dan berlaku di Indonesia.&#13;
Disarankan bagi pemberi hibah hendaknya sebelum menghibahkan&#13;
hartanya kepada pihak lain, agar ditelaah terlebih dahulu apakah masih terdapat&#13;
hak orang lain dan ahli waris di dalamnya.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15010</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-13 23:32:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 15:02:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>