ANALISIS KEKERINGAN MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 DENGAN METODE TEMPERATURE VEGETATION DRYNESS INDEX (TVDI) TAHUN 2020 DAN 2023 (STUDI KASUS: ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KEKERINGAN MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 DENGAN METODE TEMPERATURE VEGETATION DRYNESS INDEX (TVDI) TAHUN 2020 DAN 2023 (STUDI KASUS: ACEH BESAR)


Pengarang

Maghfirah ZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muzailin - 197010191995121001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2008107010075

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Informatika., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.367 8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kekeringan merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia terutama di daerah Aceh. Suatu wilayah yang curah hujannya rendah atau di bawah rata-rata secara terus-menerus, menunjukkan bahwa daerah tersebut mengalami kekeringan. Salah satu cara untuk dapat mengelola resiko terjadinya kekeringan adalah dengan memperkirakan daerah-daerah yang rawan terhadap kekeringan. Salah satu data citra satelit yang dapat digunakan dalam monitoring kekeringan adalah citra Satelit Landsat-8. Pemantauan kekeringan dilakukan pada wilayah Aceh Besar dalam kurun waktu 3 tahun (2020-2023) berdasarkan parameter Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan tingkat kekeringan di wilayah tersebut, serta mengklasifikasi kekeringan berdasarkan nilai TVDI. Data penginderaan jauh digunakan dalam penghitungan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) sebagai parameter utama dalam penentuan indeks kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai TVDI di Aceh Besar mengalami peningkatan dari 0,65 pada tahun 2020 menjadi 0,76 pada tahun 2023, menunjukkan indikasi peningkatan kekeringan. Peta hasil TVDI menampilkan variasi tingkat kekeringan di berbagai wilayah, yang dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan sumber daya air dan perencanaan agrikultur.
Kata kunci : Kekeringan, TVDI, NDVI, LST, Landsat-8, Aceh Besar

Drought is one of the disasters that frequently occurs in various regions in Indonesia, especially in Aceh. Areas with consistently low or below-average rainfall are indicators of drought conditions. One approach to managing the risk of drought is by identifying areas prone to drought. One type of satellite imagery that can be used for drought monitoring is Landsat-8. Drought monitoring in East Java Province was conducted over a 3-year period (2020-2023) based on the Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) parameter. The objective of this research is to assess and compare drought levels in the area and classify drought severity based on TVDI values. Remote sensing data is used to calculate the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and Land Surface Temperature (LST) as the primary parameters in determining drought indices. The results show that the average TVDI value in Aceh Besar increased from 0.65 in 2020 to 0.76 in 2023, indicating a rise in drought severity. The TVDI map reveals variations in drought levels across different areas, which can be useful for water resource management and agricultural planning. Keywords : Drought, TVDI, NDVI, LST, Landsat-8, Aceh Besar

Citation



    SERVICES DESK