VARIASI PELAPISAN EMULSI LILIN TERHADAP MUTU BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS, LINN) YANG DI KEMAS SELAMA PENYIMPANAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

VARIASI PELAPISAN EMULSI LILIN TERHADAP MUTU BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS, LINN) YANG DI KEMAS SELAMA PENYIMPANAN


Pengarang

Maulida Santi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705106010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

664.804 31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Jeruk manis (Citrus sinensis, Linn) merupakan buah yang sangat digemari orang banyak karena buah jeruk mempunyai nilai ekonomis dan mengandung gizi cukup tinggi serta dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupun olahan. Jeruk banyak mengandung vitamin C sehingga orang menyebutnya sumber vitamin C Sentral produksi jeruk manis di Aceh terdapat di Kabupaten Aceh Tengal (Takengon). Lokasi ini jauh dari pusat kota, karena itu bila panen raya harga jeruk manis menjadi turun. Untuk memperpanjang umur simpan jeruk manis maka dapat dilakukan dengan pelapisan lilin dan pengemasan. Cara ini diharapkan dapat memperpanjang umur simpan sehingga jeruk manis khas Takengon dapat di pasark.an di pusat kota dan luar kota. Ada beberapa cara untuk memperpanjang masa simpan dan mempertahank.an kesegaran buah jeruk manis yaitu dengan pelapisan lilin dan pengemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi lapisan emulsi [ilin dalam mempertahankan mutu buah jeruk manis (Citrus sinensis, Linn) yang dikemas selama penyimpanan pada suhu ruang. Penelitian dilakukan dengan 2 tahap, tahap pertama yaitu dengan pencelupan buah jeruk manis kedalam emulsi ilin 0%, 4%, 6% dan 8% selama 30 detik serta menggunakan kemasan polietilen, Tahap kedua tanpa menggunak.an 25 hari kemasan. Pengamatan dilakukan selama dengan pengambilan data setiap 5 hari sekali. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial pertama adalah variasi kemasan antara yang dikemas dengan plastik polietilen dengan yang tidak dikemas, dan faktorial kedua adalah konsentrasi larutan emulsi Jilin yang terdiri dari empat taraf yaitu: konsentrasi Jilin 0%, konsentrasi lilin 4%. konsentrasi Jilin 6%. dan konsentrasi lilin 8%. Analisis meliputi; Susut bobot, Kekerasan, Kadar vitamin C, Kadar serat, dan Uji organoleptik berupa rasa, aroma, warna, tekstur, dan kesegaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama 25 hari penyimpanan buah jeruk manis dengan konsentrasi lilin 8% menggunakan kemasan plastik polietilen merupakan perlakuan terbaik dibandingkan dengan perlakuan tanpa kemasan dengan nilai susut bobot 3,46%, kekerasan 0.34kg/cm Kadar vitamin C 3,58 mg/100gr, kadar serat 2,83%, Berdasarkan hasil penelitian terhadap uji organoleptik jeruk manis untuk semua variasi periak uan, dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 8% dengan menggunakan kemasan polietilen dengan skor kesegaran 1,52-5%, rasa 1,46-5%, aroma1,46-5% kekerasan 1.25.5%. dan warna 167.-5%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK