<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150045">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF) TERHADAP HISTOMORFOMETRI PROVENTRIKULUS DAN VENTRIKULUS AYAM BROILER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIQRI MULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayam broiler merupakan jenis unggas yang bermanfaat bagi manusia karena menghasilkan protein hewani yang berkualitas tinggi dan mudah didapat. Maggot adalah larva dari Black Soldier Fly (BSF) dengan kandungan protein tinggi yaitu 40-50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung maggot terhadap histomorfometri organ proventrikulus dan ventrikulus ayam broiler. Sampel penelitian menggunakan 24 ekor ayam broiler DOC yang dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri atas P0 (pakan komersil 100%), P1 (Pakan komersil 90% + tepung maggot BSF 10%), P2 (pakan komersil 80% + tepung maggot BSF 20%), dan P3 (pakan komersil 70% + tepung maggot BSF 30%). Perlakuan penelitian selama 14 hari. Sampel dinekropsi untuk diambil organ proventrikulus dan ventrikulus. Sampel organ dibuat preparat histologi dan diwarnai dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. Parameter pengamatan histomorfometri meliputi pengukuran tebal dari setiap tunika pada organ proventrikulus dan ventrikulus ayam broiler. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proventrikulus, pengukuran tunika mukosa dan tunika submukosa tidak berpengaruh signifikan pada semua kelompok (p&gt;0,05), sementara pada lapisan muskularis berpengaruh signifikan pada kelompok P3 dibandingkan kelompok P0 dan P1 (p0,05). Organ ventrikulus memberikan hasil tidak siginifikan pada semua tunika di semua kelompok perlakuan (p&gt;0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tepung maggot BSF dengan konsentrasi 30% pada pakan dapat meningkatkan ketebalan tunika muskularis proventrikulus, namun tidak memengaruhi histomorfometri lapisan lainnya pada proventrikulus dan ventrikulus ayam broiler.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PROTEINS - APPLIED NUTRITION - ANIMALS HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>636.085 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150045</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 15:25:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-17 09:49:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>