<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="150043">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PRE-COOLING DAN KEMASAN POLIETILEN TERHADAP MUTU SIMPAN BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN  &#13;
Tingkat kesuburan sebagian besar lahan di Indonesia tergolong tinggi. Dengan  pangsa pasar dunia untuk hasil hortikultura yang terus meningkat sebenarnya merupakan plang bagi Indonesia ntuk melipatgandakan produksi dan mutu buah­buahan, sayur-sayuran, dan bunga-bungaan. Namun, hasil panen lahan pertanian itu teryata tidak memberi pendapatan yang Ainggi bagi para petani. Salah satu sebabnya adalah cara pengelolaan pascapanen yang kurang baik. Pre-cooling diperlukan untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada buah dan untuk menurunkan suhu lapang schingga buah nantinya tidak cepat berkerut dan busuk. Pre-cooling juga dapat memperlambat laju penurunan kualitas buah. Penggunaan kemasan merupakan salah satu komnponen yang penting dalam teknik penyimpan atmosfer termodifikasi. Pada dasarnya juan utama dilakukan pengemasan adalah untuk memberikan proteksi terhadap produk agar tidal  mudah rusak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kerasan polietilen dan lama  pre-cooling terhadap mutu simpan buah tomat, sehingga diperoleh kemasan polietilen  dan lama perlakuan pre-cooling yang tepat bagi komoditas  agar mutu dan kesegarannya dapat dipertahankan. Prosedur analisis penelitian ini meliputi susut bobot (%), kekerasan (kg/em),  tomat  vitamin C (mg/I00gr) dan organoleptik (warna, aroma dan rasa). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan dua kali ulangan. Faktor-faktor tersebut adalah lama pre-cooling (30, 60 dan 90 menit) dan kemasan polietilen (berventilasi dan tanpa ventilasi). Hasil penelian menunjukkan bahwa perlakuan pre-cooling ( C), kemasan polietilen (P) dan interaksi keduanya (CP) berpengaruh sangat nyata (P-0,01) terhadap susut bobot buah torat selama 20 hari penyimpanan. Pada penelitian ini, tomat dengan perlakuan pre-cooling 60 menit dan kemasan polietilen tanpa ventilasi (C2P2) dapat mengurangi susut bobot buah tomat yang lebih baik selama penyimpanan.  tidak berpengaruh nyata, perlakuan lama pre-cooling (C) dan kemasan polietilen (P) berpengaruh nyata  Pada penyimpanan hari ke-5  da  I0 kekerasan  buah tomnat  (Pe0,05) pada penyimpanan hari ke-15 sedangkan interaksi keduanya (CP)  tomat selama 20 hari penyimpanan Perlakuan lama pre-cooling dan kemasan polietilen berpengaruh nyata  berpengaruh sangat nyata (P0,0I) terhadap kekerasan  buah  (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PACKAGING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOMATOES - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOMATOES - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.805 642</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>150043</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-13 15:21:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-17 09:02:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>