<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149977">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI EMULSIFIER TERHADAP STABILITAS EMULSI SANTAN KELAPA SELAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Iqbal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Kelapa merupakan salah satu tanaman industri yang cukup penting  peranannya, baik dari segi nutrisi maupun dari segi ekonomi. Ditinju dari segi  ekonomi. Ditinjau dari segi ekonomi kelapa merupakan tanaman serbaguna karena semua bagian dapat dimanfaatkan, sedangkan dari segi nutrisi buah kelapa merupakan sumber gizi  yang cukup penting kerena mengandung  lemak,  protein,  serta  karbohidrat yang  cukup tinggi.  Santan adalah cairan berwarna putih susu yang merupakan salah  satu  produk olahan dari daging kelapa Santan pada umumnya bakyak digunakan sebagai bahan untuk membuat produk-produk makanan, minurnan, obat-obatan,  kosmetik, dan lain-lain. Santan dapat diperoleh dari pemerasan daging kelapa  yang telah diparut, baik dengan penambahan ataupun tanpa penamnbahan  air.  Santan segar secara alamiah mudah sekali rusak, dan hanya bertahan selama 24  jam. Tingginya kandungan air, protein dan lemak merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroba. Untuk memperpanjang umur simpannya,  atau  untuk  keperluan yang lebih luas (misalnya untuk ekspor) dan agar lebih praktis  diperlukan cara pengolahan  santan yang tepat sehingga dihasilkan santan dengan  kualitas yang terjaga untuk waktu penyimpanan yang lebih lama.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh jenis  emulsifier dan konsentrasinya terhadap kestabilan emulsi  santan selama  penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak  Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri  atas 3 faktor, yaitu jenis emulsifier (lesitin, tween 20), konsentrasi emulsifer (0.05%, 0.10%, 0.15%) dan lama  penyimpanan (0 jam, 4 jam, 8 jam, 12 jam, I6 jam, 20 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam, 120 jam). Kombinasi perlakuanya adalah 2 x 3 x 11 = 66, dengan 2 kali ulangan sehingga diperoleh 132 satuan percobaan. Parameter yang diamati terhadap santan adaah stabilitas emulsi dan ukuran partikel. Stabilitas emulsi dianalisis dengan membandingkan  antara  metode stabilitas. cream metode  konduktivitas dan metode sentrifugal. Ukuran partikel diukur dengan  mengunakan metode mikroskopis untuk dibendingkan hasilnya dengan stabilitaa  emulsi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis emulsifier hanya  berpengaruh sangat nyata (P &lt; 0.01) terhadap stabilitas emulsi dengan metode stabilitas cream dan metode sentrifugal (index cream), sedangkan interaksi antara perlakuan jenis emulsifier dan lama penyimpanan hanya berpengaruh sangat nyata ( P &lt; 00) terhadap index cream (metode sentrifugal). Berdasarkan hasil analisis dengan  metode stabilitas cream yang merupakan metode standar untuk unalisa stabilitas emulsi, interaksi jenis  emulsifier lesitin dengan konsentrasi 0.0 % merupakan perlakuan terbaik pada  penelitian ini. Perbandingan secara visual menunjukkan bahwa emulsi  santan dari produk komersial satan KARA lebih kental daripada sampel hasil penelitian ini. Proses homogenisasi pada penelitian  masih perlu diperbaiki&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COCONUT MILK - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>663.64</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149977</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-12 14:45:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-12 15:08:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>