PENGARUH RADIASI ULTRA VIOLET (UV-C) SEBELUM PENYIMPANAN KENTANG GRANOLA (SOLANUM TUBEROSAM L) DALAM KAJIAN PEMBUATAN FRENCH FRIES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH RADIASI ULTRA VIOLET (UV-C) SEBELUM PENYIMPANAN KENTANG GRANOLA (SOLANUM TUBEROSAM L) DALAM KAJIAN PEMBUATAN FRENCH FRIES


Pengarang

Desi Safrida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505105010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

664.805 21

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Tanaman kentang merupakan salah satu komoditas sayur-sayuran yang banyak mengandung karbohidrat sehingga mempunyai peranan penting di pasaran dunia maupun dalam negeri (Bambang, 1997). Di Indonesia kentang masih dikonsumsi sebagai sayuran dan pangan ringan. Permintaan kentang cenderung meningkat seiring dengan menjamurnya makanan fast food di Indonesia, seperti chips dan french fries. Menurut FAO, pada tahun 1985 konsumsi kentang di Indonesia sekitar I.9 kg per kapita, dan meningkat pada tahun 1995 menjadi 4.3 kg per kapita Indonesia masih mengimpor kentang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sementara produktivitas kentang di Indonesia masih rendah yaitu selitar 19,2 kg/tahun pada tahun 2006 dibandingkan dengan produktivitas kentang dunia rata-rata yaitu sekitar 97,I9 ton/Ha (Dinas pertanian tanaman pangan tingkat I Sumatra Utara, 2004). Rendahnya produktivitas kentang nasional disebabkan oleh penggunaan bibit yang tidak berkualitas serta teknik bercocok tanam yang tidak tepat (Napitupulu, 1997) Salah satu permasalahan dalam pengolahan french fries yaitu penanganan pasca panen produk hortikultura (kentang) yang menyebabkan tingginya konsentrasi gula pereduksi selama penyimpanan. Penelitian ini mempelajari pengaruh radiasi ultra violet sebelum penyimpanan terhadap perubahan komposisi kimia kentang terutama gula pereduksi selama penyimpanan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 3 yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor intensitas radiasi ultra violet (T) yang terdiri dari I. 3 taraf yaitu TI (1,11 mj/em), T2 2,22 mJ/cm2) dan T3 (3,33 mJ/cm2) 2. Faktor waktu penyimpanan (P) yang terdiri atas 3 taraf yaitu P1 (0 bulan). P2 (1 bulan), dan P3 (2 bulan). Dengan demikian terdapat sembilan kombinasi perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penyimpanan (P) berpengaruh sangat nyata (P>0,0I) terhadap kadar bahan kering, kadar pati, total asam amino bebas, dan uji organolepuik warna, dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai organoleptik aroma, rasa dan tekstur. Intensitas radiasi (T) berpengaruh sangat nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK