Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH DANA BAGI HASIL (DBH) DAN DANA ALO.KASI KHUSUS (DAK) TERHADAP BELANJA LAN GSUNG PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH
Pengarang
Keumala Hayati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0501103020056
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Belanja Langsung Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang berjumlah I8 Kabupaten dan 5 Kota. Pemilihan populasi ini didasarkan pada aspek kewilayahan dan akuntabilitas publik secara regional yang diatur oleh Pemerintah Provinsi. Jumlah Kabupaten/Kota yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 23 daerah, yang terdiri dari I8 Kabupaten dan 5 Kota.
Hasil penelitian Dana Bagi Hasil dari tahun 2008-2010 berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Hal ini mengidentifikasikan bahwa semakin tinggi Dana Bagi Hasil baik dari pajak maupun dari bagi hasil sumber daya alam maka akan semakin besar alokasi untuk Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provins i Aceh. Dana Alokasi Khusus dari tahun
2008-2010 berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Hal ini mengidentifikasikan bahwa semakin besar Dana Alokasi Khusus maka akan semakin besar alokasi untuk Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Hasil penelitian juga menunjukkan secara simultan Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh
Untuk meningkatkan alokasi belanja daerah maka Pemerintah Daerah diharapkan bisa terus menggali sumber-sumber Dana Bagi Hasil baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi untuk meningkatkan pendapatan daerah, demikian juga Pemerintah Daerah agar terus mengupayakan untuk bisa menarik semaksimal mungkin.
Kata Kunci : Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus, Belanja Langsung.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS, DANA ALOKASI UMUM, DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP BELANJA MODAL PADA KAB/KOTA DI ACEH TAHUN 2015 – 2022 (BERRYL CHALIQ ARRAHMAN, 2024)
PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU), DANA ALOKASI KHUSUS (DAK), DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA MODAL PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH (T. Syifa Fadrizha nanda, 2025)
PENGARUH PERUBAHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH, PERUBAHAN DANA BAGI HASIL, DAN PERUBAHAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN TERHADAP PERUBAHAN BELANJA BANTUAN SOSIAL (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI ACEH) (AMRAN, 2015)
PENGARUH SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA BAGI HASIL, DAN LUAS WILAYAH TERHADAP BELANJA MODAL (Riza Rona, 2017)
PENGARUH DANA BAGI HASIL (DBH) DAN DANA ALO.KASI KHUSUS (DAK) TERHADAP BELANJA LAN GSUNG PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH (Keumala Hayati, 2025)