ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN RASIO LIKULDITAS TERHADAP TINGKAT RESIKO SAHAM SYARIAH PADA PERUSAHAAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN RASIO LIKULDITAS TERHADAP TINGKAT RESIKO SAHAM SYARIAH PADA PERUSAHAAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA


Pengarang

Sri Wahyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0311310133

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.76

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ada dua unsur yang melekat pada setiap modal atau dana yang diinvestasikan, yaitu hasil (return) dan risiko (risk). Return dan risiko merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan karena ada trade off antara return dan risiko. Jika tingkat risikonya tinggi maka returnnya juga tinggi, atau sebaliknya jika risikonya rendah maka returnnya juga rendah, atau returnnya tinggi sedangkan risiko rendah tapi hubungan ini jarang terjadi, yang sering terjadi adalah hubungan positif antara return dan risiko.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat inflasi dan rasio
ikuiditas secara simultan terhadap tingkat risiko saham syariah pada perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan untuk mengetahui pengaruh tingkat inflasi dan rasio likuiditas secara parsial terhadap tingkat risiko saham syariah pada perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.
Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah pcrusahaan berbasis Syariah Islam yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (II) di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Dipilih metode sensus karena jumlah
elemen populasi sasaran yang diteliti sangat sedikit, yaitu hanya 15 perusahaan.
Koefisien korelasi (R) = 0.237 yang menunjukkan bahwa derajat hubungan (korelasi) antara variabel bebas dengan varibel terikat sebesar 23.7%. Artinya tingkat inflasi dan rasio Likuiditas mempunyai hubungan yang lemah terhadap risiko saham syariah yang digunakan oleh beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, atau variabel tingkat inflasi dan rasio Likuiditas mempunyai interaksi yang lemah dalam memprediksi tingkat risiko saham syariah.
Konstanta sebesar -26.537 artinya jika tingkat inflasi dan rasio likuiditas, dianggap konstan, maka besarnya risiko saham syariah yang digunakan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta adalah sebesar -26.537 artinya risiko saham syariah mempunyai nilai minus atau risiko saham syariah dianggap kecil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK