<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149647">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RETURN PASCA TERJADINYA PERUBAHAN    HARGA EKSTREM PADA SAHAM LQ-45                    DI BURSA EFEK JAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah masthura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian    ini   mencoba    untuk   menganalisis    return   pasca    terjadinya perubahan harga ekstrem   pada indeks  saham   LQ-45 di Bursa  Efek Jakarta.  Dalam analisis  ini dapat dilihat  fenomena  pembalikan  harga  terjadi  jika  perubahan harga sccara  ckstrem   dalam satu  periode segera diikuti  dengan perubahan harga ke arah yang berlawanan,  kenaikan  harga  secara  ekstrem   akan segera  diikuti  penurunan harga   pada periode  selanjutnya.   Sebaliknya.   penurunan  harga  secara   ekstrem diikuti oleh kenaikan harga pada periode selanjutnya.&#13;
Untuk    mengetahui    apakah    terjadi    pembalikan    harga    saham    pasca&#13;
perubahan  harga  ekstrem,  maka dalam   penelitian  ini  penulis  mengambil  data sekunder sebagai  sampel  penelitian  yang berupa 45 buah perusahaan yang likuid selama tahun 2005.&#13;
Selanjutnya  analisa  dilakukan  dengan  menggunakan  peralatan  analisis yang berupa,  Abnormal  Return  (A) dan Cumulative Abnormal   Return (CAR). Dengan  bantuan microsoft  excel'03,  perhitungan  dilakukan  dengan menggunakan&#13;
asumsi (R1, -- R)&gt;0.025,  untuk melihat  kejadian  positif dimana:   R1  - R &gt; 0.025 dan&#13;
kejadian   negatif,   dimana:    R1, -R &lt; -0.025.   Setelah   itu   penulis   melakukan pengujian  hipotesis  dengan bantuan paket program SPSS  V.11.05  dengan uji  t (t-test).&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa pada tingkat signifikansi  5 % (0,005) dan  probabilitas  0,000  terdapat return  negatif yang signifikan  setelah  kejadian positif dengan t hitung sebesar -20,860  untuk  Abnormal  Return (AR)  dan -10.077 cumulative Abnormal  Return (CAR) dimana nilai thitung &lt; - t tabel (1,699). Ini menunjukkan adanya korelasi (Pembalikan) harga saham oleh pasar setelah mendengar informasi  yang positif,   turunnya harga setelah mendengar informasi yang  positif ini  menunjukkan  bahwa  investor  lebih  rasional  dalam  menyikapi informasi  yang positif.  Dan terdapat return posit if yang signifikan setelah kejadian negatif dengan  t hitung   sebesar 20.644 untuk Abnormal  Return dan  11.268  untuk Cumulatif Abnormal  Return  dimana thitung &lt; t tabel (1,699).  Ini menunjukkan  adanya korelasi (Pembalikan) harga saham oleh pasar setelah  informasi yang negatif.&#13;
Dari    penjelasan   diatas,   dapat   diambil   kesimpulan   bahwa   investor sebaiknya  tidak  terlalu  over reaksi  terhadap setiap  informasi  yang diterimanya. Jika  investor  menetapkan  harga yang terlalu  tinggi  sebagai  reaksi  yang dinilai positif maka akan terjadi  pembalikan  harga yang ditunjukkan  oleh turunnya harga dengan  adanya  abnormal  return  negatif.  Sebaliknya  jika  investor  menetapkan harga terlalu rendah sebagai reaksi yang dinilai negatif maka akan terjadi pembalikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya harga dengan adanya abnormal return  positif.  Disini  tampak  bahwa  pasar modal  belum  efisien  dalam  bentuk lemah, karena berdasarkan uji statistik yang dilakukan belum menunjukkan reaksi harga  yang  cukup   signifikan,   baik   setelah   kejadian   positif  maupun   setelah kejadian  negatif.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149647</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-07 11:12:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-07 11:12:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>