FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN MODAL (CAPITAL EXPENDITURE) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN MODAL (CAPITAL EXPENDITURE) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA


Pengarang

Puji Haryani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0311220149

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penjualan, intensitas modal, aliran kas internal dan ukuran perusahaan terhadap pengeluaran modal (capital expenditure) perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian hanya
34 perusahaan. Data yang digunakan adalah data time series yang bersumber dari laporan
keuangan selama 5 tahun (2002-2007). Data dianalisis dengan menggunakan regresi berganda (multiple regression).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan berpengaruh positif terhadap pengeluaran modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta. Sebaliknya intensitas modal, aliran kas internal dan ukuran perusahaan justru berpengaruh negatif, Nilai
koefisien korelasi menunjukan angka sebesar 0,458 yang berarti bahwa hubungan antara variabel independen dengan pengeluaran modal tergolong lemah. Nilai koefisien determinasi (R'2) sebesar 0,21 bermakna sebesar 21 persen pengeluaran modal (capital expenditure) dipengaruhi oleh empat variabel independen tersebut. Sisanya sebesar 79 persen lagi( 1-0,210) dipengaruhi oleh faktor lain.
Secara simultan variabel independen (penjualan. intensitas modal. aliran kas internal. dan ukuran perusahaan) berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek jakarta. Secara parsial variabel penjualan, aliran kas internal dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran modal. Sebaliknya variabel intensitas modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan.
Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah pengeluaran modal perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia dipengaruhi oleh penjualan. inlensitas
modal, aliran kas internal dan ukuran perusahaan.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK